Wahyu Irawan: Milad ke-1 PB IKA BEM Nusantara Jadi Momentum Konsolidasi dan Kontribusi Nyata bagi Bangsa

Berita16 Views

infopers.com – Ketua Pelaksana Milad ke-1 Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (PB IKA BEM Nusantara), Wahyu Irawan, menegaskan bahwa peringatan hari jadi pertama organisasi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat konsolidasi, mempererat solidaritas alumni, dan meneguhkan komitmen untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

 

Kegiatan yang dirangkaikan dengan rapat kerja nasional dan seminar nasional di Gedung DPP KNPI, Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi ruang refleksi atas perjalanan organisasi sekaligus memperkuat arah gerakan ke depan. Agenda ini juga mendorong lahirnya gagasan strategis mengenai peran pemuda, optimalisasi bonus demografi, serta kontribusi generasi muda dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

 

Wahyu Irawan menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tidak hanya diukur dari terlaksananya acara, tetapi juga dari kemampuan organisasi membangun kebersamaan, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Kesuksesan Milad ke-1 ini bukan hanya tentang terselenggaranya sebuah kegiatan, tetapi bagaimana kita menyatukan visi, memperkuat soliditas, dan memastikan organisasi hadir melalui kerja nyata. Ini menjadi titik awal untuk bergerak lebih progresif, membangun kolaborasi yang berkelanjutan, serta menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat,” tegas Wahyu.

 

Menurutnya, momentum satu tahun PB IKA BEM Nusantara harus menjadi pijakan untuk memperkuat tata kelola organisasi, memperluas jaringan kepengurusan di berbagai daerah, serta mendorong alumni BEM Nusantara mengambil peran strategis dalam menjawab tantangan sosial, kebangsaan, dan pembangunan.

 

Melalui rangkaian milad, rapat kerja nasional, dan seminar nasional, PB IKA BEM Nusantara diharapkan mampu menerjemahkan gagasan menjadi program yang terukur, memperkuat sinergi ant alumni, serta menjaga semangat pengabdian demi kemajuan Indonesia.

Baca Juga  Azam Khan : GMKR adalah Gerakan Lahir Sebagai Respons atas Menguatnya Cengkeraman Oligarki yang Menguasai Kedaulatan Politik, Ekonomi, Hukum, Sumber Daya Alam

 

Wahyu menegaskan, ukuran keberhasilan organisasi pada akhirnya terletak pada konsistensi dalam menjalankan program, kemampuan menjaga persatuan, dan dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat.

 

“Milad pertama ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kita ingin PB IKA BEM Nusantara tidak berhenti pada wacana, tetapi terus bertumbuh menjadi organisasi yang solid, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa,” tutupnya.

 

Related Posts

Baca Juga :