Tak Hanya Terangi Negeri, PLN UP3 Depok Ikut Hijaukan Kota Depok Lewat Tabebuya
Depok, 9 Oktober 2026 – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Depok berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melaksanakan seremoni penyerahan bantuan penghijauan berupa pohon tabebuya kepada Pemerintah Kota Depok, Jumat (9/10). Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menciptakan ruang terbuka hijau yang lebih asri dan nyaman bagi masyarakat.
Bantuan pohon tabebuya dari PLN UP3 Depok tersebut akan ditanam di sepanjang Jalan Pemuda, Kota Depok, sebagai bagian dari upaya memperindah kawasan perkotaan, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menghadirkan suasana jalan yang lebih teduh dan estetis bagi pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Seremoni penyerahan bantuan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah beserta jajaran Pemerintah Kota Depok, Kepala DLHK Kota Depok Reni Siti Nuraeni, serta Manajer PLN UP3 Depok Ramdani Agustiyansah bersama jajaran manajemen.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui program penghijauan, PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.
Manajer PLN UP3 Depok, Ramdani Agustiyansah, menyampaikan bahwa bantuan pohon tabebuya ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok.
“PLN tidak hanya hadir untuk menyediakan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui bantuan pohon tabebuya ini, kami berharap Jalan Pemuda semakin hijau, indah, dan nyaman, serta dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Depok. Kami juga mengapresiasi sinergi dengan Pemerintah Kota Depok dan DLHK yang bersama-sama memiliki komitmen untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik,” ujar Ramdani.
Baca Juga Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari komitmen PLN dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan energi yang mendukung kehidupan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lestari. Kolaborasi penghijauan bersama Pemerintah Kota Depok ini menjadi langkah nyata bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta menginspirasi lebih banyak kolaborasi dalam mewujudkan kota yang hijau, sehat, dan nyaman,” ungkap Muhammad Joharifin.
Melalui kolaborasi bersama DLHK dan Pemerintah Kota Depok, PLN UP3 Depok berharap program penghijauan ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah perkembangan perkotaan.
Kehadiran pohon tabebuya di sepanjang Jalan Pemuda diharapkan tidak hanya mempercantik wajah Kota Depok, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan demi generasi mendatang.
PLN, energi untuk kehidupan yang lebih baik, lingkungan yang lebih hijau, dan masa depan yang berkelanjutan.
Views: 142