Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN UP3 Depok Paparkan Skema Kemitraan SPKLU kepada Universitas Indonesia

Berita4 Views

Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN UP3 Depok Paparkan Skema Kemitraan SPKLU kepada Universitas Indonesia

Depok, 23 September 2026 – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Depok terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya melalui kunjungan ke Universitas Indonesia (UI) untuk memberikan penjelasan mengenai skema kemitraan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Dalam kunjungan tersebut, PLN UP3 Depok diwakili oleh Assistant Manager Niaga dan Pemasaran, Bobby Febriarto, bersama Account Executive, Anna Wardani. Rombongan diterima oleh Direktur DOPFMA Universitas Indonesia, Ajip Setyo Arifin, S.T., M.T., Ph.D.

Pertemuan tersebut menjadi sarana diskusi dan koordinasi mengenai peluang pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di lingkungan Universitas Indonesia. PLN UP3 Depok turut memberikan penjelasan mengenai konsep dan skema kemitraan SPKLU, dukungan PLN dalam proses pengembangan, serta potensi kolaborasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik kawasan kampus.

Kehadiran SPKLU di kawasan pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan kemudahan bagi sivitas akademika dan masyarakat pengguna kendaraan listrik sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang semakin ramah terhadap penggunaan energi bersih.

Manager PLN UP3 Depok, Ramdani Agustiyansah, menyampaikan bahwa PLN terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk memperluas akses infrastruktur pengisian kendaraan listrik. “Universitas Indonesia merupakan salah satu kawasan strategis dengan aktivitas dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Melalui pertemuan ini, kami ingin memberikan gambaran mengenai berbagai peluang kemitraan SPKLU yang dapat dikembangkan bersama, sehingga ke depan fasilitas pengisian kendaraan listrik semakin mudah diakses oleh sivitas akademika maupun masyarakat,” ujar Ramdani.

Menurut Ramdani, pengembangan SPKLU tidak hanya berorientasi pada penambahan titik pengisian daya, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan berkelanjutan. “Kami berharap diskusi ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara PLN dan Universitas Indonesia. PLN UP3 Depok siap memberikan dukungan dan pendampingan dalam pengembangan infrastruktur SPKLU sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang ada di lingkungan kampus,” tambahnya.

Baca Juga  Gugun Gumilar: Ilmu Harus Menjadi Jembatan Kerukunan Antar umat Beragama

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan kolaborasi dengan institusi pendidikan memiliki peran penting dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan. “Percepatan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan kolaborasi dari berbagai sektor. Perguruan tinggi memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya inovasi dan perubahan menuju gaya hidup yang semakin berkelanjutan,” ungkap Muhammad Joharifin.

Ia menambahkan bahwa PLN UID Jawa Barat terus mendorong pengembangan SPKLU melalui berbagai skema kemitraan sehingga pembangunan infrastruktur kendaraan listrik dapat semakin luas dan menjangkau berbagai pusat aktivitas masyarakat. “PLN siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan infrastruktur pengisian daya yang andal dan mudah dijangkau. Kami berharap sinergi bersama Universitas Indonesia dapat turut mendukung pengembangan green campus sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat,” tutup Muhammad Joharifin.

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Depok menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan mitra strategis dalam memperluas infrastruktur SPKLU serta mendukung percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.