
INFO’PERS
[Teks Foto: Syahroni SE Anggota DPRD DKI Jakarta, Istimewa]
Jakarta|www.infopers.com-– Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta bersama DPD PAN DKI Jakarta menginisiasi program kepada masyarakat layanan suntik vitamin C, Swab test dan pembagian multivitamin secara gratis kepada 2000 orang masyarakat Jakarta.
Syahroni SE selaku anggota DPRD DKI Jakarta mengatakan bahwa program tersebut dalam rangka membantu masyarakat untuk meningkatkan imun di tengah kondisi Jakarta yang masih berjuang untuk menurunkan paparan Covid-19.
“Injeksi Vitamin C dan pembagian multivitamin lebih kepada peningkatan imun masyarakat untuk pencegahan penularan Covid-19, Swab dalam rangka membantu pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam hal tracing terhadap penularan Covid-19,” tutur Syahroni di kawasan Cipinang Indah, Jakarta Timur, Sabtu, (24/7/2021).
Syahroni melanjutkan setelah di Jakarta Timur selama 2 hari dari tanggal 23-24 Juli nanti dilanjutkan ke semua wilayah di DKI Jakarta, secara berurutan Jakarta Selatan pada 25 Juli, Jakarta Barat 26 Juli, Jakarta Pusat 27 Juli dan terakhir Jakarta Utara 28 Juli.
“Target kita 2000 orang yang mendapatkan layanan suntik Vitamin C dan pembagian multivitamin se-DKI Jakarta, ujarnya.
Sudah banyak ahli menyebutkan bahwa Injeksi Vitamin C dapat mengoptimalkan Hormon tulang atau lebih dikenal sebagai vitamin D3 yang diperoleh dari sinar matahari.
injeksi atau infus tersebut mengandung kombinasi dosis tinggi vitamin yang juga bermanfaat untuk menjaga agar hormon-hormon tubuh tetap optimal.
“Jadi hal ini sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat karena sudah banyak ahli menyimpulkan bahwa injeksi atau infus berguna untuk menjaga agar hormon-hormon tubuh tetap optimal,” pungkasnya.(***)
Redaksi Media InfoPers/Bar/dilansir dari NB Foto:Istimewa/24.07
Views: 1,092
Baca Juga Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.