Program Sosial Haidar Alwi Care: Bantu Rakyat, Doakan Pemimpin Bangsa

Berita1726 Views

INFO  PERS

 

Foto : Istimewa

PROGRAM Rakyat Bantu Rakyat yang digagas oleh Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institut sejak 2019 terus hadir nyata dari Aceh hingga Papua. Berbagai aksi sosial telah diwujudkan, mulai dari rehabilitasi gereja, pembangunan masjid, sekolah, panti sosial, rumah penampungan ODGJ, hingga pemberangkatan umroh gratis bagi para dai.

“Sejak awal kami bergerak dari Aceh sampai Papua. Semua kegiatan sosial ini semata-mata agar rakyat mendoakan para pemimpinnya,” ujar Sandri Rumanama, Direktur Haidar Alwi Institut(HAI).

Hari ini, Haidar Alwi Care menyasar Pondok Yayasan Baitul Quran Al-Izzah, yang menaungi anak yatim, piatu, dan anak kurang mampu dari kawasan Indonesia Timur. Mereka berkesempatan merasakan atmosfer pendidikan pesantren di Jakarta.

Dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi, doa kebangsaan dipanjatkan khusus untuk Presiden, Kapolri, serta para pemimpin bangsa agar senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, umur panjang, serta kemudahan dalam menjalankan amanah kenegaraan.

“Jika suatu saat Presiden mempercayai saya untuk membantu kerja kabinet, maka saya ingin mendorong lahirnya unit koperasi di setiap yayasan anak yatim, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan. Itu bagian dari gagasan ekonomi kerakyatan dan gotong royong,” papar Ir. Haidar Alwi dalam sambutannya.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan ini bukan untuk mencari jabatan, melainkan sebagai wujud pengabdian.
“Saya tidak pernah meminta jabatan. Tapi bila diberi amanah, semuanya hanya untuk rakyat,” tegas Haidar Alwi.

Haidar Alwi: Gerakan Rakyat Bantu Rakyat Demi Doa untuk Pemimpin Bangsa

 

Dari Aceh hingga Papua, Haidar Alwi Care Hadirkan Aksi Sosial dan Doa Kebangsaan

 

 

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.