Tedy Poernama Soroti Filosofi Budaya Baduy dalam Pameran Lukisan 2026

Berita10 Views

Infopers.com – Pencinta budaya Tedy Poernama menekankan pentingnya memahami filosofi dan nilai kehidupan masyarakat Baduy sebagai bagian utama dari upaya pelestarian warisan budaya Indonesia. Pesan tersebut relevan dalam Pameran Lukisan Baduy 2026 bertema “Nganjang ka Baduy” yang digelar komunitas STARA Art (Seniman Tangerang Raya) di City Gallery Kota Tangerang Selatan, Kamis (15/10/2026).

Menurut perspektif pelestarian budaya, mengenalkan masyarakat Baduy tidak cukup hanya melalui lukisan, pakaian adat, simbol tradisional, atau pertunjukan kesenian. Pemahaman terhadap nilai kesederhanaan, kearifan lokal, hubungan harmonis dengan alam, serta tradisi yang diwariskan antargenerasi juga perlu mendapat perhatian.

Pameran ini menjadi ruang apresiasi seni sekaligus sarana edukasi untuk mendekatkan masyarakat dengan kekayaan budaya Baduy. Melalui karya lukisan dan rangkaian pertunjukan, pengunjung diajak mengenali identitas budaya masyarakat adat secara lebih luas.

Tedy Poernama memandang bahwa seni memiliki potensi sebagai media pengenalan budaya yang dekat dengan masyarakat. Namun, upaya tersebut perlu disertai pemahaman yang utuh agar nilai-nilai luhur di balik tradisi tidak berhenti sebagai objek visual, melainkan tetap dihargai sebagai bagian dari kehidupan masyarakat pendukungnya.

Pameran yang diselenggarakan STARA Art ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ichsan, melalui prosesi pemukulan gong. Kegiatan turut melibatkan seniman, pemerhati budaya, pelajar, komunitas, dan unsur pemerintah daerah.

Rangkaian acara meliputi tari tradisional oleh siswa SMA Negeri 9 Tangerang Selatan, doa oleh Ustaz Dik Doank, pertunjukan seni yang diiringi musik karinding oleh Kang Dodi dari Sanggar Gentra Lodaya, Kota Tangerang, serta pemutaran video “Nganjang ka Baduy”.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Dr. Yosep M. Holis, turut mengapresiasi pameran tersebut dan mendorong kolaborasi untuk memperluas pengenalan budaya Baduy kepada masyarakat.

Baca Juga  Pererat Sinergi dengan Media, Satbinmas Polres Metro Jakarta Selatan Terima Kunjungan Wartawan

Melalui Pameran Lukisan Baduy 2026, pelestarian budaya diharapkan tidak hanya memperkuat apresiasi terhadap karya seni, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk menghormati tradisi, memahami kearifan masyarakat adat, dan menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia.

Pada akhirnya, melestarikan budaya bukan sekadar menjaga apa yang terlihat, melainkan memahami dan menghormati nilai-nilai yang hidup di dalamnya.

Related Posts

Baca Juga :