Sukses Besar! Perayaan Natal PNT 2026 Dihadiri 800 Warga, Semangat “Manyala Tonseaku!” Menggema di Jakarta

Berita, Organisasi2121 Views

Jakarta, Infopers.com– Paimpuluan Ne Tonsea (PNT) sukses menggelar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Mutiara STIK – PTIK, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1). Tercatat sebanyak 800-an warga Tonsea dari 55 perkumpulan Watasi di Jakarta dan sekitarnya memadati lokasi, membuktikan soliditas luar biasa masyarakat Tonsea di perantauan.

Pesan Persatuan: Esa Lalan Esa Toroan Dalam sambutannya, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK), Ibu Angelica Tengker, menekankan pentingnya peran keluarga bagi warga Tonsea. Beliau menyebutkan bahwa Tonsea merupakan bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Walewangko, rumah besar Kawanua. Dalam semangat “Esa Lalan Esa Toroan” (Satu Jalan Satu Tujuan), beliau mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keharmonisan dan persatuan di tanah rantau.

Budaya Tonsea dalam Bingkai Keindonesiaan Dewan Pembina PNT, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, memberikan arahan strategis mengenai pemaknaan budaya dalam konteks hubungan sosial. Beliau menekankan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan instrumen penting dalam mempererat hubungan sosial di perantauan. Beliau berpesan agar setiap warga PNT mampu menjadi Duta Budaya Tonsea yang membawa nilai-nilai luhur daerah ke dalam bingkai besar Keindonesiaan.

Atraksi Budaya dan Produksi Acara yang Memukau Acara dipandu dengan apik oleh duo MC kawakan, Lodewyk Ticoalu dan Devie Tirayoh, di bawah arahan Director of Ceremony Vino Pangkey. Nuansa kultural terasa sangat kental dengan kehadiran Kabasaran Sanggar Matungkas binaan Michael Alexander Kambey, SE, S.Ak, MM, melalui tampilan Kabasaran Sumighi yang fenomenal.

Kehadiran Tokoh dan Hiburan Berkelas Acara ini turut dihadiri oleh jajaran perwira tinggi dan tokoh masyarakat:

Mayjen TNI Izak Pangemanan.

Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Dr. Winston Tommy Watuliu.

Ibu Linda Lubis Sundah, SH dan Ibu Poppy Suhandinata Tumengkol.

 

Kemeriahan semakin lengkap dengan suara emas diva legendaris Conny Constantia serta penampilan tiga juara Tonsea Idol: Vincenza Gabriel Samantha, Lifia Greacela Pattyreuw, dan Jeanet Wulan Maria Manua. Para tamu juga dimanjakan dengan kuliner khas yang didatangkan langsung dari Minawerot Tonsea, didukung oleh cuaca yang sangat bersahabat.

Manyala Tonseaku! Ketua Panitia, Bapak Noldy Sumakto, dan Ketua Umum PNT, Brigjen Pol. Christ R. Pusung, S.I.K., M.Han., M.H., mengapresiasi semangat “Minawerot” yang tetap menyala. Tagline “Manyala Tonseaku!” menjadi simbol energi murni “Dari, Oleh, dan Untuk Orang Tonsea”.