Munas III LSM Lira Membangun Negeri Menjaga Bangsa

Jakarta ,Infopers.com -Presiden DPP LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Yusuf Rizal akan membuka Musyawarah Nasional (Munas) ketiga pada hari Selasa (28/6/2022) pagi di Gedung Pandan Sari, Widya Mandala Bakti Pramuka Jalan Pusdika, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok Jawa Barat.

LSM LIRA  sebagai LSM terbesar di Indonesia yang hadir di 34 DPW Provinsi dan ratusan DPD Kabupaten/Kota .

Adapun tema Munas III Lira ini adalah Membangun Negeri, Menjaga Bangsa “Perkuat Kesatuan, Jaga Kebutuhan Menuju Pemilu Cerdas 2024”

Peluncuran satgas pemantauan pemilu independen LSM Lira 2024

Sebagai LSM yang menerapkan sistem shadow government, Lira mencanangkan diri menjadi mitra strategis pemerintah dengan tujuan utama untuk kebaikan rakyat Indonesia. Sebagai anggota LSM LIRA harus berjiwa petarung dan bernyali.

Saat ini, LIRA dipimpin oleh Yusuf Rizal sebagai Presiden DPP LIRA, yang juga Ketua Umum Parysi Parsindo. Selama tujuh belas tahun jejak langkah Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) telah banyak melakukan gerakan dan aktif bekomunikasi dengan rakyat. Gerakan menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara aktif, kritis dan proaktif.

Pada saat yang sama, LIRA juga membangun komunikasi dengan pemerintah dan memberikan masukan, kritikan maupun aspirasi rakyat.

 

 

Serta terbangunnya kohesi nasional untuk mendukung terwujudnya agenda perubahan dan transparansi menuju Indonesia yang lebih baik secara umum di seluruh wilayah Indonesia.

Nama Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) didasarkan kepada aspek komunikasi kerakyatan, dimana kata “Lumbung” dan “Rakyat” sejak dahulu menjadi bagian dari masyarakat,baik di pedesaan maupun di perkotaan,lumbung identik dengan tempat menampung berbagai bahan pangan (khususnya padi) agar pada musim paceklik rakyat dapat memanfaatkannya. Kini dalam konteks komunikasi, dewasa ini negara kita sedang “paceklik” berbagai informasi.

Dalam Munas Lira juga membahas bagaimana persiapan Pemilu nanti Lira sebagai pengawas yang juga bagian masyarakat untuk memantau money politik dan kecurangan dalam pilpres dan Pilkada nanti.Hal ini di sampaikan dari perwakilan daerah seperti Gubernur Lira jawa timur, gubernur lira NTB yang memberikan masukan dan audensi kepada Banwaslu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *