Konsorium Aktivis Jakarta Indonesia Mendesak Agar MenCopot Kepala BPJN Sultra dan Supaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi

INFO PERS

Foto : Istimewa

JAKARTA – Massa yang tergabung dalam Konsorium Aktivis Jakarta Indonesia menggelar aksi unjukrasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta selatan (29/5).

Adapun seruan aksi tersebut, mendesak supaya mencopot kepala BPJN Sultra pun dengan menetapkan dia sebagai tersangka Atas dugaan pembiaraan proyek mangkrak reservasi jalan penghubung Sulawesi Tenggara (Sultra)- Sulawesi Tengah.

Adapun tuntutan didua titik aksi unjukrasa ini digelar mereka, diantaranya di depan gedung kementrian PUPR dan Gedung KPK RI Jakarta.

Berikut isi tuntutan para aksi massa yang mengatasnamakan Konsorium Aktivis Jakarta Indonesia.

“Petama kami, mendesak agar Menteri PUPR segera mencopot kepala BPJN Sultra Atas dugaan pembiaraan proyek mangkrak reservasi jalan Nasional di desa sanandete kab.konawe utara sehingga jalan poros tersebut lumpuh total yang menghubungkan Sultra – Sulteng,” ujar Akbar saat disela aksi unjukrasa berlangsung di depan gedung KPK RI, Jakarta,(29/5).

Begitu juga, mendesak KPK RI memanggil dan memeriksa kepala BPJN, PPK serta PT.MSP Atas dugaan tindakan pidana korupsi preservasi jalan nya Sulteng – Sabandete yang sampai hari ini mangkrak yang menelan anggaran hingga Rp.48.855.964.000.

Lanjutnya lagi menjelaskan tuntutan mereka, mendesak KPK RI menelusuri aliran dana proyek Presvasi jalan Sabandete Konawe utara – Sulteng diduga terjadi penyelewengan anggaran yang mengakibatkan kerugian negara.

Redaksi Media : IPRI / www.InfoPers.com/ Ist


Baca Juga  Bersama Presiden Mahasiswa Staimi Depok Luncurkan Program Literasi Of The Week, Berikut Penjelasan Toni Jagat