Ihwal Kasus APBD Loteng, GMPRI NTB Desak KPK untuk Tindak dan Awasi

Rindhot

INFO’PERS

[ Foto : istimewa ]

JAKARTA–  Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Rindawanto Evendi (Rindhot) mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin, 30 Oktober 2023 guna meminta KPK turun audit APBD Lombok Tengah yang di nilainya tidak tepat pengalokasiannya dan di duganya banyak yang mubazir.

“Kurang lebih satu koma sekian triliun APBD Lombok Tengah itu mestinya harus di pergunakan dan di alokasikan pada hal yang bermanfaat bagi masyarakat, namun saya nilai banyak sekali dari anggaran tersebut yang alokasi sangat mubazir” kata Rindhot saat di temui awak media.

Dilanjutnya, Rindhot menyarankan agar pemerintah loteng lebih kreatif dalam ide dan gagasan, jangan hanya mengandalkan APBD saja, karena masyarakat menaruh harapan penuh pada pemda selaku hadam untuk kesejahteraannya.

“Silahkan Pemerintah Daerah buat seribu acara sekalipun asalkan jangan ganggu anggaran yang bersumber dari APBD, namun ini malah mengandalkan itu saja, tentu ini menunjukkan pemerintahnya tidak kreatif, miskin ide dan gagasan” tegas Rindhot.

Dengan brand yg bertaraf nasional dan bahkan internasional seperti Bandara, Sirkuit, Wisata dan lainnya yang di miliki Lombok Tengah mestinya kita akan subur makmur dan menjadi Daerah kontributif bagi daerah lain, tapi malah sebaliknya, lucu sekali kita dengar kalo daerah kita bangga dengan berbagai even dan acara megah lainnya namun masih ada masyarakat kita yang menjerit butuh air bersih.
Itu sebabnya saya merasa terpanggil untuk mendatangi KPK agar terang benderang kemana saja di alokasikannya APBD Lombok Tengah yang cukup besar itu.

Baca Juga  Haidar Alwi : Secara De Facto Prabowo-Gibran Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Periode 2024-2029

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *