
INFO’PERS
Tampak kegiatan sosialisasi Bang Japar Jakut, (Foto;Istimewa)
JAKARTA – Srikandi Bang Japar Jakarta Utara yang dikukuhkan tanggal 5 Juni 2021 lalu telah menjalani giat perdananya dengan mengunjungi Nunung Nurjanah, istri tercinta Bang Herdi Sumahfudin ( Wanhat Bang Japar # FI Komcam Tanjung Priok Jakarta Utara ), yang telah sembuh setelah dirawat di RSUD Tanjung Priok. Senin (7/6/2021).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Rodianah selaku Ketua Divisi Srikandi Komwil Bang Japar Jakarta Utara, Nining Wakadiv UMKM Komwil Jakarta Utara dan Hj. Haliah Srikandi Komhan Kebon Bawang, dalam mewakili kawan-kawan srikandi yang berhalangan hadir karena menjalankan kegiatan lain.
Iko Setiawan selaku Komandan Komando Wilayah Jakarta Utara memberikan suport kepada kegiatan srikandi tersebut dalam menjalankan silaturahim tanpa batas.”Saya sangat mendukung kegiatan tersebut dengan mengunjungi saudara-saudara kita yang terkena sakit dan sudah membaik tersebut.”ujarnya.
Harapan Komandan Wilayah yang disampaikan,”Semoga kegiatan-kegiatan positif ini tetap berlanjut dan juga tetap menjaga tali silaturahim tanpa batas.”harapnya.
Amirdas selaku Sekertaris Komando Wilayah Bang Japar Jakarta Utara memberikan suportnya kepada kami srikandi,”Alhamdulillah Srikandi Bang Japar Komwil Jakarta Utara yang selalu peduli pada anggotanya, hari ini menyempatkan diri utk membesuk istri dari wanhat komcam Tg. Priok yang baru pulang dari Rumah sakit, semoga Tali Silaturahim ini terus terjaga dan selalu solid dengan harapan semoga langkah srikandi Bang Japar Jakarta Utara menjadi asbab dilimpahkannya ladang amal. Aamiin yra,”ujar Sekwil memberi semangat.
Rodianah selaku Kadiv Srikandi Bang Japar Wilayah Jakarta Utara mengatakan,”Terimakasih kepada Bunda Fahira Idris Anggota DPD RI / Ketum Bang Japar yang telah menginspirasi saya pribadi dan juga teman-teman srikandi untuk tetap memberikan suport kepada sesama anggota yang sedang sakit dan tetap mendo’a kan yang terbaik agar pulih kesehatannya sehngga dapat beraktifitas kembali seperti biasanya.”ucapnya.
Baca Juga Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.
“Dan semoga Bunda Fahira Idris beserta Keluarga besar Bang Japar, Allah SWT limpahkan rahmat sehat, berkah, ridho dan sukses serta dilancarkan semua aktifitasnya juga selalu dalam lindungan Allah SWT…Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin… Alfatihah..”Pungkasnya.(rilis/dian/br)
Views: 1,562