Diawali Santunan Anak Yatim, Nita Thalia Langsung Jalani Operasi Facelift di Klinik Bedah Plastik Queen Sunter

Photo: Special

Berita1669 Views

INFO  PERS

Foto : Istimewa

 

Dalam suasana penuh berkah di bulan suci Ramadan, manajemen Klinik Bedah Plastik Queen bersama penyanyi dangdut Nita Thalia menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sesaat sebelum Nita menjalani serangkaian tindakan operasi bedah plastik di klinik yang berlokasi di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Santunan diberikan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Al-Hadist. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa ketika Nita turut menghibur anak-anak dengan membawakan sejumlah lagu.

“Alhamdulillah, di hari yang baik ini kami bisa berbagi dengan anak-anak yatim. Saya pribadi merasa senang bisa menghibur mereka walau sebentar,” ujar Nita di lokasi acara, Jl Agung Niaga 6 & 7 Blok G6 No. 25, Sunter Agung, Jakarta Utara.

Perwakilan anak-anak yatim menyampaikan apresiasi dan doa bagi manajemen Queen serta Nita Thalia. “Semoga kebaikan Klinik Queen dan Ibu Nita mendapat berkah dari Allah SWT,” ungkap salah satu anak.

Usai kegiatan santunan, Nita langsung memasuki ruang bedah untuk menjalani tiga tindakan sekaligus, yakni facelift, brow lift, dan operasi kantong mata (blepharoplasty). Sebelumnya, ia telah menjalani konsultasi mendalam bersama dr. Heri Noviana, Sp BP-RE, M.Ked Klin dan tim dokter.

“Setelah berkonsultasi, saya mantap melakukan tindakan di Queen. Saya sudah menjadi pelanggan sejak tahun 2006, jadi sudah percaya dengan kualitas dan pelayanannya,” jelas Nita.

Menurutnya, keputusan menjalani tiga prosedur sekaligus dilakukan demi mendapatkan hasil yang lebih signifikan dan harmonis. “Saya kan sudah tidak muda lagi. Jadi memang butuh sentuhan teknologi kedokteran untuk merawat kecantikan agar tampak lebih segar dan awet muda,” tambahnya.

Facelift merupakan prosedur bedah plastik untuk mengencangkan jaringan wajah yang kendur, terutama pada dua pertiga bagian bawah wajah dan leher. Sementara brow lift bertujuan mengangkat posisi alis yang turun serta mengurangi kerutan di area dahi. Adapun operasi kantong mata (blepharoplasty) dilakukan untuk mengencangkan kulit di bawah mata dan mengurangi tampilan lelah.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

dr. Heri Noviana menyatakan optimistis terhadap hasil tindakan tersebut. “Kami bersama tim sudah menganalisis kondisi wajah Mbak Nita secara menyeluruh dan menentukan pola tindakan untuk memperoleh hasil yang maksimal dan tetap natural,” ujarnya.

Klinik Bedah Plastik Queen sendiri dikenal sebagai salah satu klinik kecantikan ternama di Jakarta Utara. Berdiri sejak 1993 dan didukung tim dokter spesialis bedah plastik serta fasilitas modern, klinik ini melayani berbagai tindakan bedah plastik bagi beragam kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga figur publik.

Melalui rangkaian kegiatan sosial dan tindakan medis tersebut, Nita Thalia menunjukkan bahwa berbagi kebaikan dan merawat diri dapat berjalan beriringan—mengawali Ramadan dengan kepedulian, lalu melanjutkannya dengan langkah perawatan profesional demi penampilan yang lebih segar dan percaya diri.