Telah Divaksin Dua Kali, Covid-19 Tetap Menyerang Wartawan Ini

Jakarta, infopers.com – Sudah menerima vaksinasi Covid-19 ternyata tidak menjamin tubuh seseorang akan terbebas dari serangan virus tersebut. Seperti yang dialami oleh salah seorang wartawan media siber nasional berinisial RA.

RA mengatakan sebelum terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan test PCR, ia mengaku telah dua kali disuntikkan vaksin Covid-19.

“Akhirnya….meski sudah divaksin dua kali, sudah mengkonsumsi vitamin setiap hari, tidak menjamin kita terbebas dari Covid-19 jika tidak memperketat protokol kesehatan,” kata RA dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 Juni 2021, malam.

“Setelah setahun tiga bulan menulis tentang kehebohan-kehebohan berita menyeramkan Covid-19 dan dampaknya, rasa khawatir terpapar, baru tahun ini Allah kirim ujian terinfeksi Covid-19,” sambungnya.

Dia membeberkan sebelum dinyatakan positif Covid-19, sejumlah aktifitas yang dilakukan diantaranya ialah bertemu dengan orang yang mengalami gejala batuk.

“Semua bermula ketika Rabu pekan lalu saya bertemu orang tak saya kenal lalu main capsa penuh kehebohan sampai lupa jaga prokes saking seru dan riuhnya. Hari Jumat lalu, saya bertemu lagi dengan dia di tempat yang sama hingga malamnya saya drop panas tinggi hingga nyaris 40 derajat. Ternyata kawan kita itu positif Covid-19, lantaran bengek yang dideritanya,” ucapnya.

Usai itu, sejumlah gejala lain yang dirasakannnya terus bermunculan. “Senin saya flu hidung mampet seperi tidak bisa bernafas saat tidur, gelisah tapi tidak demam hanya flu yang sangat mengganggu pernafasan lewat hidung. Selasa masih flu kemudian minum vitamin C, Rabu pun demikian tidak ada peningkatan,” tandasnya.

Kecurigaan dalam benaknya akan terpapar Covid-19 terus menguat. Lantas ia lalu melakukan pemeriksaan swab antigen. “Feeling saya mengatakan saya harus swab test karena tidak merasakan manis pahit asam pedas di lidah, penciuman pun tak berfungsi. Semula saya berpikir ah ini karena flu saja biasa, makan apa saja serba tak terasa. Tapi intuisi saya mendorong untuk segera lakukan test,” ujarnya.

Baca Juga  Diduga Lakukan Aktivitas Ilegal, DPN LKPHI Desak PT. FBS Untuk di Nonaktifkan

“Tadi siang, Kamis 17 Juni 2021 pukul 12.05 pas Adzan Dzuhur saya swab test antigen di DPR RI, tepat 12.20 WIB hasik keluar, saya divonis positif. Dokter lalu menyarankan saya untuk test PCR dan saya lanjut PCR untuk menyakinkan diri. Tepat pukul 22.30 WIB tadi hasil PCR saya keluar dan hasilnya positif dengan CT cukup tinggi,” imbuh dia.

Dia pun berpesan kepada semua pihak agar tidak menyepelekan Prokes. “Jagalah protokol kesehatan sebaik mungkin. Covid is real, jangan bercanda, enggak usah rumpa rumpi rempong, kalau enggak penting ketemu orang jangan kalau bisa say no to orang baru, lockdown diri sendiri for your good, itu aja sih,” pungkasnya. (br)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *