Mabes Polri Mengumumkan Operasi Ketupat 2022 Dimulai 28 April

 

INFOPERS.COM

Jakarta,Infopers.com, — Mabes Polri mengumumkan resmi Operasi Ketupat 2022 dimulai pada Kamis (28/4/2022), mendatang. Operasi pengamanan arus pulang kampung bersama selama liburan Idulfitri 2022 itu akan digelar sepanjang 11 hari sampai 9 Mei.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas), Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen), Ahmad Ramadhan mengatakan, 144.392 personel akan dilibatkan dalam operasi tersebut. Ramadhan menerangkan, jumlah personel itu terdiri dari 876 dari Mabes Polri.
Lalu, sebanyak 87.040 personel lainnya berasal dari Polda jajaran. Selebihnya 56.512, personel dari instansi-instansi kementerian, dan pemerintahan daerah. “Jumlah personel gabungan dalam Operasi Ketupat ini untuk memastikan pengamanan, dan seluruh rangkaian arus mudik dan kembali,” ujar Ramadhan di Mabes Polri, Selasa (19/4/2022).

Selain menerjunkan personel, tim Operasi Ketupat, juga menyiapkan sebanyak 2.902 posko mudik. Posko-posko itu, terdiri dari 1.710 pos pengamanan dan 730 pos pelayanan.
Selain itu, juga bakal didirikan 258 posko terpadu. Setiap posko, kata Ramadhan, akan menjadi tempat sumber informasi bagi para pemudik. “Juga akan dijadikan tempat untuk vaksinasi bagi para pemudik yang belum melakukan vaksinasi, dan booster,” terang Ramadhan.
Para personel pengamanan, selain akan melakukan kelancaran arus mudik dan balik, juga menjadikan sejumlah tempat sebagai objek pengamanan. Kata Ramadhan, ada sebanyak 101.454 titik pengamanan yang menjadi prioritas. Antara lain, 90.796 rumah ibadah masjid, 4.324 pusat perbelanjaan dan 4.326 titik-titik pariwisita.
Pengamanan juga diterapkan terhadap 833 terminal di seluruh daerah yang menjadi titik keberangkatan dan tujuan mudik, serta balik, juga 666 titik pengamanan di pelabuhan-pelabuhan, juga 299 stasiun kereta api, dan 210 bandar udara (bandara). Kepolisian, kata Ramadhan, juga sudah menandai sejumlah titik-titik yang jalur mudik yang menjadi prioritas kelancaran.
Ramadhan menerangkan, jalur menuju Merak pada Kilometer (KM) 26 Gerbang Tol Bitung akan menjadi titik rawan kemacetan kendaraan yang harus diantisipasi juga sepanjang KM 31, sampai 27 Tol Cikampek. Titik kemacetan yang juga harus diantisipasi berada pada KM 48 sampai KM 20 dan di KM 70 sampai 72 arah Gerbang Tol Cikatama.
“Sebagai antisipasi kerawanan kemacetan tersebut, dari Korlantas sudah membuat antisipasi berupa rekayasa arus lalu-lintas,” lanjut Ramadhan.
Beberapa rekayasa yang akan diterapkan, berupa penetapan sistem satu arah, dan ganjil genap. Rekayasa arus tersebut akan dimulai sejak pukul 17.00 WIB sampai 24.00 WIB pada Selasa (28/4/2022).
Rekayasa arus tersebut akan dimulai pada KM 47 Tol Jakarta-Cikampek (Japek), sampai KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung di Jawa Tengah (Jateng). “Sistem satu arah atau oneway, dan ganjil-genap akan diterapkan bersamaan untuk menghindari kemacetan,” ujar dia.
Rekayasa arus mudik tersebut akan berakhir sampai 1 Mei. Adapun terkait arus balik, Ramadhan mengatakan diprediksi akan terjadi pada 7 dan 8 Mei.
Pada tanggal tersebut, kata Ramadhan, pola serupa juga akan diterapkan. Namun, dengan rentang jalur satu arah dan ganjil genap yang lebih panjang. Yaitu, dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, sampai KM 3 pintu keluar tol Halim Perdanakesumah di Jakarta Timur (Jaktim).

Baca Juga  50 Peserta Pertama yang akan Ikuti Vaksinasi Booster di Pasar Segar Cinere Bakal Dapat Migor

(Sumber: Republika.co.id)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *