KERAS !! Anggota DPR Santoso Desak KPK Tangkap Oknum Petugas Imigrasi yang Lakukan Pungli pada Jemaah Haji

INFO’PERS

FoTo : Istimewa

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Santoso mengkritisi sejumlah persoalan, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dirjen Imigrasi Kemenkumham. Mulai dari target dan realisasi anggaran, pelanggaran warga negara asing, hingga maraknya pungli terhadap para jemaah haji oleh oknum pegawai imigrasi.

“Persoalan target dan realisasi anggaran, pelanggaran kerja warga asing, hingga pungli pada jemaah haji harus segera ditangani,” tegas Santoso, saat RDP Komisi III DPR RI dengan Dirjen Imigrasi Rabu (21/6/2023).

Santoso mengatakan, Dalam Forum Rapat RDP ini, Realisasi anggaran 2022, mengkritisi target PNBP di Tahun 2023 ini karena Dirjen tidak menyebutkan realisasinya sampai bulan berapa? “Memang capainnya bagus, ada yang 140 persen dan sebagainya. Tapi sampai bulan berapa kita tidak tahu,” ujarnya.

Menurut Anggota Fraksi Demokrat DPR RI ini, soal pendapatan VISA pada 2022 naiknya sebesar 524,91 persen,naik siknifikan. Namun mengapa target di tahun 2023 ini mengapa tidak dinaikkan. Pada 2022 lalu, targat Rp 390 miliar, menjadi 992 M. Jadi dapat dikatakan targetnya masih di bawah, sehingga bisa terealisasi.

“Jadi, seharusnya untuk membandingkan, agar tidak salah, kami linta data pada tahun 2020 hingga 2021. Sehingga dapat dilihat gambarannya, apakah target itu pantas ditetapkan dengan jumlah itu. Kendati di tahun 2022 mengalami kenaikan siknifkan sebesar 524 persen,” terangnya.

Berikutnya, Santoso mengkritisi soal pengawasan di keimigrasian. Sebab, saat ini banyak turis manca negara berperilaku bermacam-macam. Tapi saya ingin menyoroti yang satu saja tapi ini tak kalah penting. Saat ini, banyak pekerja muda hanya bekerja di atas meja melalui pekerjaan online.

“Kecenderungannya, mereka bekerja di negara-negara yang biaya hidupnya kecil. Salah satunya adalah Indonesia. Jadi ini harus diawasi dan diperhatikan, jangan sampai mereka bekerja dengan enak di sini, namun tidak pajaknya yang diberikan hanya sebagai orang berkunjung. Itu harus diantisipasi, karena jumlahnya tidak sedikit,” jelas dia.

Baca Juga  Presiden FORKAMRI Dukung Pembentukan Kodam Persiapan NTT

Berikutnya, razia itu sangat penting dilakukan, mengingat Indonesia ini banyak dikunjungi warga asing dengan maksud-maksud tertentu. Ada yang liburan, dan lainnya. Jadi kami berharap razia bagi orang-orang asing ini terus ditingkatkan. Terutama, kota-kota besar yang banyak turisnya seperti di Bali.

“Berikutnya adalah, saya bertemu beberapa orang yang melaporkan adanya pungli di Bandara Soekarno Hatta, kepada para jemaah yang henda berangkat haji.

Kami minta KPK dan lembaga penegak hukum lainnya segera melakukan pemeriksaah terhadap para oknum. Karena ini sudah sangat tidak manusiawi. Karena para jemaah haji yang hendak berangkat ini telah menabung sangat lama, mengumpulkan rupiah demi rupiah, tapi ternyata dipungli oleh oknum imigrasi, ” tegas Santoso.

“Saya minta ini segera ditindak lanjuti dan ditindak tegas, agar peristiwa ini tidak terus terjadi. Para penegak hukum segera bertindak, jangan sengsarakan rakyat.

Tadi juga dipaparkan desain organisasi imigrasi. Dengan tujuan, anggaran direktif imigrasi berdiri sendiri. Menurut saya belum waktunya, katena fiskal kita masih terbatas. Kalau dirjen ingin membentuk organisasi semacam itu, anggarannya akan bertambah di luar dari tugas-tugas aparatur keimigrasian,” tegas Santoso. (*)

Redaksi Media : IPRI/ www.infopers.com/Ist.Bar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *