Ini Penjelasan Kepala Cabang Dinas Kehutanan Cab.Malang di Acara Gerakan Penanaman Pohon 2020 Guna Memperingati HMPI

[Foto Bersama saat acara gerakan penanaman pohon 2020 dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI),Ist]

Jakarta,Info’Pers– Penanaman pohon sebagai aksi nyata rehabilitasi hutan dan lahan memang tidak ada henti-hentinya untuk dengungkan. Penjelasan inilah yang disampaikan oleh Sapto Yuwono selaku Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Malang, dalam kata sambutannya saat acara gerakan penanaman pohon 2020 dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di wisata edukasi Damar Water Park desa Umbuldamar, Blitar, Jawatimur(25/11/2020)

“Kami sangat bersyukur akhir-akhir ini banyak melihat perkembangan baik generasi muda maupun generasi lanjut
yang menjadikan aksi penanaman pohon sebagai trending dan gaya hidup kekinian,” ujarnya.

Lanjutnya lagi mengatakan bahwa, mereka mulai melakukan berbagai aksi tanam pohon sebagai wujud kepeduliannya terhadap lingkungan, yang tentunya berimbang dengan aksi foto diri(selfi) sebagai aktualisasi diri.

Hal ini secara tidak langsung menjadi bagian aksi kampanye peduli lingkungan yang memang perlu kita galakkan dan arahkan agar aksi-aksi tersebut tetap memperhatikan kaidah dan makna utama dalam melakukan penanaman pohon.

“Menanam pohon saat ini bagaikan sebuah kebutuhan masyarakat atau petani telah sadar dan merasakan nilai ekonomis sebuah pohon baik dari sisi kayunya maupun hasil buah dan lainnya.
Belum lagi ketidakjelasan musim yang mengakibatkan kebutuhan akan air dan adanya bencana alam, mulai menyadarkan akan manfaat ekologi dari pohon,” katanya lagi.

Seperti di Desa Umbuldamar, pemerintah desa dan masyarakat telah memiliki rencana pengembangan desa menjadi sentra-sentra buah untuk mendukung pengembangan wisata desa. Dengan harapan akan meningkatkan pergerakan ekonomi di desa yang secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Rencana, impian atau apapun yang disertai aksi nyata Insyaallah tidak akan mengkhianati hasil nantinya, Hadirin yang berbahagia, memperhatikan pentingnya upaya nyata dalam menangani masalah degradasi hutan dan lahan serta perbaikan mutu lingkungan, serta pertimbangan perlunya meningkatkan peran masyarakat, maka diperlukan dukungan motivasi dengan langkah-langkah konkrit sebagai bentuk insentif atau pengungkit bangun nya semangat dan gotong royong masyarakat dalam pengelolaan hutan dan lahan,” paparnya.

Baca Juga  Suryadi Bela Rakyat Jelata Dengan Perjuangkan Kelayakan UKM : "Toko Klontong Madura Harus Buka 24 Jam Demi Ekonomi Kerakyatan"

Tambahnya lagi, oleh karena itu dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang kali ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dengan segala batasan di tengah wabah covid-19 yang masih meresahkan kita bersama-sama dengan berbagai sumberdaya yang dimiliki oleh masing-masing pihak tetap berkomitmen dan menunjukkan wujud nyata berupa aksi menanam pohon sebagai seruan kepada berbagai pihak untuk turut peduli dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan serta menjaga kualitas lingkungan.

Melalui aksi bersama ini, diharapkan dapat tergapai manfaat diantaranya:

1.Sebagai bentuk dorongan dan percepatan dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan sesuai kapasitas masing-masing pihak.
2.Membantu pengembangan usaha wisata edukasi yang berwawasan lingkungan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, khususnya umbuldamar.
3.Mewujudkan komunikasi atau hubungan yang lebih harmonis dan saling menguntungkan antara para pihak dan masyarakat.

Tak luput Ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak terkait baik dari pemerintahan, BUMN, swasta dan masyarakat, yang telah secara nyata mendukung dan bekerjasama dalam mewujudkan gerakan ini, demi peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Seperti yang dilansir juga dari rilis cabang dinas kehutanan Malang, berikut nama-nama peserta yang dikumandangkan dalam acara gerakan penanaman pohon 2020 dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di wisata edukasi Damar Water Park desa Umbuldamar, Blitar.

1. Kepala BPDASHL Brantas Sampean/ yang mewakili;
2. Kepala Upt Tahura R. Soerjo/ yang mewakili;
3. Adm/Kkph Blitar/ yang mewakili;
4. Adm/Kkph Malang/ yang mewakili;
5. Bapak Camat Binangun;
6. Komandan Koramil Binangun/ yang mewakili;
7. Kepala Polsek Binangun/ yang mewakili;
8. Kepala Puskesmas Binangun/ yang mewakili;
9. Bapak Kepala Desa Umbuldamar;
10. Bapak/Ibu Pimpinan Lembaga Lingkup Desa Umbuldamar/ yang mewakili;
11. Bapak/Ibu Pimpinan Perusahaan Mitra CDK;
a. PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Pasuruan
b. PT Anugerah Albasia Abadi (AAA)
c. PT Wijaya Cahaya Timber (WCT)
d. PT Sumber Abadi Bersama(SAB)
e. Legal Asosiasi Malang Raya
f. PT Tri Tunggal Laksana (TTL)
g. PT Ekamas Fortuna
h. Asosiasi Pedagang Kayu Blitar
i. PT Greenfields Indonesia
j. CV Megatek Karya Unggul
k. CV Diato Wood Sejahtera
12. Ketua KTH Berseri Desa Binangun
Serta Bapak/Ibu Perwakilan Kelompok Tani dan Masyarakat Desa Umbuldamar yang berbahagia.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Red;Bar/ dilansir dari rilis CDK Malang