infopers.com – Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri, Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menghadiri resepsi kenegaraan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Chile di Indonesia bersama Kementerian Luar Negeri Republik Chile dalam rangka kunjungan resmi Menteri Luar Negeri Republik Chile, H.E. José Francisco Pérez Mackenna, ke Indonesia.
Kehadiran Dr. Gugun Gumilar dalam forum diplomatik tersebut menegaskan komitmen Kementerian Agama RI untuk terus memperkuat diplomasi Indonesia melalui pengembangan kerja sama internasional, khususnya di bidang pendidikan, riset, pertukaran budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.
Menurut Dr. Gugun, hubungan bilateral Indonesia dan Chile tidak hanya dibangun melalui diplomasi politik dan ekonomi, tetapi juga melalui diplomasi pendidikan yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people diplomacy) serta menciptakan kemitraan yang berkelanjutan.
“Pendidikan merupakan bahasa universal yang mampu melampaui batas negara, budaya, dan perbedaan. Dari ruang-ruang akademik lahir kepercayaan, persahabatan, inovasi, serta kolaborasi yang menjadi fondasi hubungan internasional yang kuat,” ujar Dr. Gugun Gumilar.
Ia menilai Indonesia dan Chile memiliki peluang besar untuk memperluas kerja sama melalui berbagai program strategis, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, beasiswa internasional, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan diplomasi kebudayaan.
Menurutnya, investasi terbesar yang dapat dilakukan oleh setiap negara adalah investasi pada manusia melalui pendidikan yang berkualitas.
“Ketika sebuah negara berinvestasi pada pendidikan, sesungguhnya negara tersebut sedang membangun masa depan. Pendidikan melahirkan generasi yang mampu menciptakan perdamaian, mendorong inovasi, dan memperkuat kesejahteraan global,” katanya.
Dr. Gugun juga mengapresiasi eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Chile yang terus berkembang melalui berbagai kerja sama strategis. Ia meyakini bahwa kolaborasi lintas negara akan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Mengutip falsafah masyarakat Chile, “En la unión está la fuerza” atau “Dalam persatuan terdapat kekuatan”, Dr. Gugun mengatakan bahwa kemajuan dunia hanya dapat diwujudkan melalui semangat kolaborasi dan saling percaya.
“Tidak ada bangsa yang mampu menghadapi tantangan global sendirian. Kolaborasi, saling menghormati, dan kemitraan yang setara adalah kunci untuk membangun masa depan dunia yang damai, maju, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sebagai Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri, Dr. Gugun menegaskan bahwa Kementerian Agama akan terus mendorong penguatan jejaring internasional yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui kerja sama pendidikan, dialog lintas budaya, dan penguatan moderasi beragama di tingkat global.
Menutup keterangannya, Dr. Gugun kembali mengutip pepatah masyarakat Chile, “Caminando juntos, se llega más lejos” atau “Berjalan bersama, kita melangkah lebih jauh.”
Menurutnya, ungkapan tersebut mencerminkan semangat membangun masa depan melalui kolaborasi, saling percaya, dan komitmen bersama.
“Hubungan Indonesia dan Chile harus terus berkembang menjadi kemitraan yang produktif dan visioner. Melalui pendidikan, dialog, dan kerja sama antarbangsa, kita membangun jembatan peradaban yang akan memberikan manfaat bagi generasi hari ini maupun generasi mendatang,” pungkas Dr. Gugun Gumilar.












