Erwin Soerjadi : Para Pelaku Ekonomi Kreatif Didorong Untuk Terus Berinovasi, Meningkatkan Kualitas Produk, Serta Menghasilkan Kreasi Yang Mampu Memenuhi Standar Pasar Global

Berita, Nasional, Tokoh455 Views

Jakarta,Infopers.com – Acara Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 yang diselenggarakan oleh Gekrafs (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional) mengusung tema “Berkarya, Berdaya, dan Berdampak”.di Jakarta,Sabtu, 24 Oktober 2026.

Cakupan Wilayah: Diselenggarakan serentak di Jakarta, 7 provinsi lainnya (seperti Bali dan Jawa Barat/Majalengka), serta di 17 negara.

Puncak Peringatan & Program Rekacipta: Digunakan sebagai wadah penggalangan kepedulian sosial (termasuk untuk korban karhutla), peluncuran IP terbaru/maskot Gekrafs bernama Krafa-Krafi, serta pameran produk unggulan.

Penguatan Ekosistem: Fokus pada akses pembiayaan, perlindungan kekayaan intelektual (HAKI), pencarian talenta, literasi, serta diplomasi karya dan gastronomi Indonesia.

Hari Ekonomi Kreatif Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat kreativitas, melestarikan keberagaman budaya, sekaligus mendorong karya anak bangsa agar mampu bersaing di pasar internasional.

Salah satu tamu yang hadir di Acara Hekrafnas Erwin Soerjadi, MBA menyampaikan bahwa

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya dan potensi kreativitas yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Beragam tradisi, seni, budaya, dan aktivitas ekonomi kreatif merupakan modal besar untuk memperkuat identitas nasional sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat”, ujar Erwin Soerjadi CEO Office Indonesia saat ditemui usai acara di Jakarta , Sabtu (24/10/2026).

Semangat persatuan dan pelestarian budaya menjadi pesan utama. Keberagaman yang dimiliki Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tetapi juga sumber inspirasi untuk melahirkan karya-karya kreatif yang bernilai dan berdaya saing.

“Para pelaku ekonomi kreatif pun didorong untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta menghasilkan kreasi yang mampu memenuhi standar pasar global”, lanjutnya. .

Menurut Erwin, tantangan ekonomi kreatif saat ini bukan hanya menciptakan karya, tetapi juga memastikan karya tersebut memiliki kualitas, keunikan, dan daya saing untuk menembus pasar internasional.

Baca Juga  Keceriaan Anak Maligi Pasca Bencana, Dapatkan 300 Goodie Bag dari Mulyadi

Dengan kreativitas, inovasi, dan komitmen menjaga kekayaan budaya, ekonomi kreatif diharapkan menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam membangun perekonomian sekaligus memperkenalkan identitas bangsa kepada dunia.

“Hari Ekonomi Kreatif Nasional menjadi pengingat bahwa kreativitas bukan sekadar ekspresi, melainkan kekuatan untuk menyatukan bangsa, menggerakkan ekonomi, dan membawa karya Indonesia ke panggung dunia,” pungkasnya.