Dominggus Bandi Kepala Riset & Inovasi Sumba Timur : Inovasi Terus Bergulir & Berkolaborasi

Berita, Nasional1464 Views

Jakarta, Infopers.com – Dalam acara Seminar Innovatif Geovernmat Award (IGA) 2025 di hadiri beberapa walikota , Bupati dan pejabat perwakilan daerah. Salah satu peserta seminar IGA 2025 Kepala Badan Riset& Inovasi Kabupaten Sumba Timur bapak Drs. Dominggu Bandi perwakilan daerah kabupatenn Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menyampaikan dua (2) Inovasi unggulan di daerah Sumba Timur yaitu Klinik Kesehatan dan Peternakan.
Drs.Dominggus Subandi menyampaikan  Inovasi di sektor Klinik Kesehatan ,  Seperti kita keluar dari daerah tertinggal ketika kita mampu cari lokasi empat tahun berturut turut dan hampir lima tahun  itu  karena apa karena kita ingin  punya klinik inovasi di Sumba Timur,  kemudian kita mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki inovasi setiap tahun kalau dia tidak dapat inovasi berarti dapat OPD yang rendah . Daerah lain baru mau buat kami sudah lakukan . Klinik ini sudah menjadi kebutuhan di Sumba Timur bukan kewajiban”, ujarnya.
Dominnggus melanjutkan jadi kami Sumba Timur menggunakan inovasi itu seabgai kebutuhan, walaupun dari kementerian tidak menyelenggarakan inovasi kami tetap berinovasi.

Foto : Drs.Dominggus Bandi, M.Si

Inovasi di sektor peternakan daerah Sumba Timur dari semenjak dulu adalah daerah gudang ternak makanya tambang di Sumba Timur memakai kuda , selain dia luar biasa daerah nya dia punya padang rumput dan budaya beternaknya sudah dari semenjak dulu Kala, jadi sudah turun temurun dari pemeliharaan ternak”, lanjutnya. Menurut Dominggus berternak ini sudah kebutuhan orang Sumba , “orang Sumba Timur kalau tidak ada ternak tidak ada hewan di rumah itu bukan orang Sumba Timur”.

Dominggus berharap inovasi tidak boleh mati, bergulir terus kemudian inovasi inovasi terbaik dan kolaborasi dengan daerah lain.
Ada pepatah mengatakan “kalau mau mencapai hal besar harus bersama dan berjalan bersama sama harus langkahnya bersama jangan ada yang duluan itu namanya meninggalkan yang lain jadi kalau mau maju kita harus bergerak bersama sama”, tandas Drs Dominggus Bandi .

Baca Juga  Bogor 544 Tahun, Pemuda Siap Menjawab Tantangan Masa Depan