BUAT MERINDING..!! Berikut Pesan Arifin Ketua LSM Penjara-1 Jelang Dialog Nasional di Yogjakarta

INFO’PERS

Oleh : Arifin selaku Ketua Umum LSM Penjara 1: Peran Pemerintah Menjaga Negeri dan Akselerasi Ketahanan Pangan

Foto : Istimewa

YOGJAKARTA – Dalam setiap peristiwa diberbagai bangsa dan negara, pemuda memiliki peranan yang sangat besar untuk kemajuan suatu bangsa dan negara.

Sejarah Indonesia telah membuktikan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam setiap situasi perubahan politik, baik pra kemerdekaan hingga kemerdekaan, bahkan menjelang reformasi.

Pada Tahun 1928, sekelompok pemuda mendeklarasikan Sumpah Pemuda yang mejadi pelopor perubahan politik kebangkitan kaum bumi putra, kemudian berlanjut pada Tahun 1945, anak-anak muda memaksa Soekarno untuk mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia, serta perubahan politik dari orde lama menjadi orde baru.

Gerakan mahasiswa menjadi ujung tombak tumbangnya rezim orde lama atas dukungan beberapa pihak, termasuk militer.

Berlanjut pada Tahun 1998, para pemuda melakukan demonstrasi untuk menuntut perbaikan kondisi negara yang berujung pada tumbangnya pemerintahan Orde Baru, maka terbitlah “Reformasi”.

Dari sekian banyak peranan pemuda dan mahasiswa tersebut, kita bisa mengambil suatu pelajaran bahwa perubahan negara tidak akan bisa lepas dari peranan pemuda dan mahasiswa.

Dari berbagai peristiwa sejarah yang telah terjadi, dan jika ingin mendapatkan kemajuan Bangsa dan Negara, maka ‘Mahasiswa dan Pemuda Harus Dilibatkan di Semua Lini Kehiduan Berbangsa dan Bernegara.

Bahwa pada Tanggal 08 Desember 2022, LSM PENJARA 1 akan melaksanakan acara *”Dialog Nasional”

Dimana dalam perhelatan ini akan memberikan wadah kepada para mahasiswa dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang berasal dari berbagai kampus di Kota Yogyakarta untuk menyuarakan aspirasinya dalam forum Dialog ini.

Di forum inilah aspirasi serta suara pemuda dan mahasiswa akan dijawab langsung oleh 2 Narasumber, dengan tema *_“Peran Pemerintah Menjaga Negeri dan Akselerasi Ketahanan Pangan”_* .

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Untuk diketahui bersama adapun tujuan kegiatan:

1.Sebagai sarana mahasiswa dan BEM se-kota Jogjakarta menyampaikan aspirasi, berupa saran & kritik terhadap kebijakan-kebijakan baru maupun perubahan-perubahan yang ada.

2. Ada dan munculnya ide-ide, solusi, serta perbaikan terhadap berbagai permasalahan yang ada, terkhusus Ketahanan Pangan Nasional dalam rangka menghadapi potensi Krisis Global 2023.

Redaksi Media : www.infopers.com/Red