
Infopers.com – Muktamar Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) yang digelar di Pekanbaru, Riau, resmi menetapkan Sholahudin Hasan, Lc. sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Hima Persis periode 2025–2028. Pemilihan ini berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat, mencerminkan semangat kolektif dan nilai-nilai ukhuwah dalam tubuh organisasi. 26/7/25
Dalam pidato perdananya, Sholahudin membawa visi besar untuk “Transformasi Hima Persis yang Digdaya dan Berkelanjutan”. Visi ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat posisi Hima Persis sebagai gerakan mahasiswa Islam yang progresif, berintegritas, dan berakar kuat pada nilai-nilai ajaran Islam.
”Amanah ini sangat berat,” ungkap Sholahudin dalam sambutannya. “Tidak cukup saya sendiri yang memikulnya. Saya memerlukan dukungan dari seluruh kader Hima Persis di setiap wilayah Indonesia. Kebersamaan dan sinergi nasional adalah kunci transformasi ini,” lanjutnya.
Dalam nada penuh haru dan kerendahan hati, Sholahudin mengutip ungkapan Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq saat menerima kepemimpinan setelah wafatnya Rasulullah SAW:
”Wahai manusia, sesungguhnya aku telah diangkat menjadi pemimpin atas kalian, padahal aku bukanlah yang terbaik di antara kalian. Jika aku berbuat baik, bantulah aku. Jika aku menyimpang, luruskanlah aku.”

Pernyataan tersebut mencerminkan kesadaran mendalam akan tanggung jawab kepemimpinan serta komitmen untuk senantiasa terbuka terhadap nasihat dan evaluasi.
Terpilihnya Sholahudin Hasan, Lc diharapkan menjadi momentum baru bagi Hima Persis untuk bertransformasi menjadi organisasi mahasiswa Islam yang adaptif, berdaya saing, namun tetap teguh dalam prinsip keislaman dan keindonesiaan.
Views: 1,188
Baca Juga Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.