Puncak Acara Baksos Kesultanan Banten Bersama LKBH SOKSI Jelang Hari Raya Idul Adha Penuh Hikmah 

Berita, Nasional1286 Views
(Foto Bersama, dok;google)

INFO’PERS

Foto: Istimewa

Serang|www.infopers.com- Kesultanan Banten bekerjasama dengan LKBH SOKSI mengadakan acara Bhakti Sosial yang diselenggarakan di Komplek Kediaman Kesultanan Banten dengan cara mengadakan santunan anak yatim.(selasa 05 Juli 2022)

Sultan Banten ke-18 yaitu Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, MBA bergelar Sultan Syarif Muhammad ash-Shafiuddin menyampaikan acara santunan pada hari ini merupakan puncak dari rangkaian Bhakti Sosial di tahun 2022 ini yang diselenggarakan setiap tahunnya sebelum Hari Raya Idul Adha.

Acara Bhakti Sosial (santunan anak yatim) yang dihadiri oleh Pimpinan LKBH SOKSI yaitu Direktur Eksekutif DEP LKBH SOKSI Neil Sadek atau dikenal dengan Pangeran Syech Abu Bakar Neil Sadek memberikan sambutan dengan menyampaikan salam hangat dari Ketum SOKSI Ir Ali Wongso Sinaga.

Kemudian dijelaskan bahwa LKBH SOKSI merupakan salah satu lembaga kosentrasi Ormas SOKSI yang didirikan oleh Prof.Dr. Mayjen Suhardiman yang memiliki Doktrin Karya Kekaryaan yang didukung penuh oleh Jenderal Anumerta TNI Ahmad Yani yang mengintrodusir semangat juang, “Maju Terus Pantang Mundur”, LKBH SOKSI mendukung acara Baksos ini sebagai wujud untuk merealisasikan doktrin karya kekaryaan.

Kemudian dalam hal ini juga disampaikan bahwa menyantuni anak yatim merupakan bagian dari wujud ketaqwaan kepada Alloh SWT dan Sunnah Rosuululloh Saw yang akan membawa keberkahan bagi Rakyat Banten tempatnya para Aulia dan disinilah dilahirkan dan tempatnya para pemimpin (raja-raja dan sultan) yang religius dan menyayangi rakyatnya, dalam konsep ibadah bukan “kuantiti” yang ditanamkan namun niat ikhlas (kualitas) yang diutamakan, baksos ini akan merawat jalinan kasih sayang (silaturrahim) antara rakyat dan umaro’ nya, semoga dapat menjadi suri tauladan bagi para stake holders dari pemimpin di Provinsi Banten bahkan Indonesia pada umumnya untuk beribadah baik secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

“Kami LKBH SOKSI sangat terharu saat-saat dapat berjabat tangan dengan anak-anak yatim disini dan penerimaan keluarga besar Kesultanan Banten yang begitu bersahaja yang melantunkan salawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, LKBH SOKSI mengucapkan terima kasih kepada Sultan Banten ke-18 bergelar Sultan Syarif Muhammad ash-Shafiuddin serta segenap Keluarga Besar Kesultanan Banten,” pungkasnya.

Pada acara Baksos tersebut juga turut dihadiri oleh Ismail Marasabessy, S.H. (Wakabid I Hubungan dan Kerja Sama Internasional DEP LKBH SOKSI), serta Direktur Eksekutif DED LKBH SOKSI Provinsi Banten Imam Fakhrudin, S.H. putra dari seorang ulama Tangerang K.H. Edi Mesin yang dikawal oleh Direktur Eksekutif Cabang Kabupaten Tangerang, serta Pimpinan Ponpes Masyarotul Muhtajim Ustadzah Ratu Faidzah Khotib, serta para pendekar sakti dari Majelis Ciruas dan Walantaka.

Bar/IPRI