Partai Buruh Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Jakarta,Infopers.com – Partai Buruh dan organisasi insiator dengan tegas menolak perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode.

“Semua kami tolak dan itu sudah disampaikan sebulan yang lalu. Bilamana perpanjangan masa jabatan dan memaksakan kehendak maka partai buruh akan mengorganisir people power,” kata Ketua Partai Buruh Said Iqbal saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (12/4/2022).

Menurutnya, partai buruh dan mahasiswa akan memastikan perpanjangan tiga periode itu tidak terjadi dan yang disampaikan presiden benar-benar terwujud.

“Partai buruh meminta dengan hormat Presiden Jokowi melakukan pidato menyatakan beliau tidak bersedia diperpanjang masa jabatannya. Tidak cukup untuk meminta para menteri untuk tidak membahasnya, ” lanjut Iqbal.

Partai Buruh juga mengusulkan agar Presiden memecat tiga menteri yang telah memberikan tanggapan mengenai perpanjangan tiga periode yaitu Menko Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri BKPM Bahlil Lahadalia.

“Mereka harus berani di hadapan media menyatakan menarik semua usulan, sarat dan pandangan. Sampai saat ini saya belum mendengar pertanyaan langsung dari mereka, ” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Said Iqbal juga menyatakan akan menggeser Hari Buruh yang biasa dilaksanakan pada 1 May (Mau Day) digeser ke tanggal 14 May 2022 karena bertepatan dengan Malam Takbiran.

“Kami merencanakan di Gelora Bung Karno dan Jakarta Internasional Stadium. Peserta akan diikuti oleh 100.000 buruh yang berasal dari Jabodetabek,” tandasnya. (B/Deden)

Baca Juga  KNPI Papua Desak KPK Segera Periksa Lukas Enembe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *