Dugaan Peredaran Sabu di Kampung Toba Kian Disorot, Warga Singgung Keterkaitan Jaringan Kampung Baru hingga Sidua-dua

Labuhanbatu Utara || Infopers.com — Dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu kembali menjadi perhatian masyarakat di wilayah Kampung Toba, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sejumlah warga menilai kawasan tersebut belakangan kerap dikaitkan dengan aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan di beberapa titik di kawasan tersebut, khususnya di sekitar area kolam hingga kawasan simpang tower. Warga mengaku kerap melihat orang yang datang dan pergi dalam waktu singkat, yang kemudian menimbulkan dugaan adanya transaksi terlarang.

“Sering terlihat orang datang sebentar lalu pergi lagi. Polanya hampir sama setiap hari, makanya masyarakat mulai curiga,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Dalam pembicaraan warga, dua nama yang kerap disebut berkaitan dengan dugaan aktivitas tersebut adalah pria berinisial KH dan N. KH disebut-sebut sering terlihat di sekitar kawasan musala yang berada di belakang area kolam, sementara N oleh warga dikaitkan dengan aktivitas di sekitar simpang tower yang lokasinya tidak jauh dari kawasan tersebut.

Meski demikian, warga menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas dugaan yang berkembang di tengah masyarakat dan berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan secara profesional untuk memastikan kebenarannya.

Keresahan masyarakat semakin bertambah setelah muncul informasi bahwa dugaan peredaran narkotika di Kampung Toba tidak berdiri sendiri. Dari penelusuran informasi yang beredar, warga menyebut adanya dugaan pasokan narkotika yang berasal dari wilayah Kampung Baru, yang juga berada di Kecamatan Kualuh Hulu.

Dalam percakapan masyarakat, sosok berinisial U kerap disebut-sebut sebagai pihak yang diduga menjadi sumber pasokan sabu ke sejumlah titik peredaran di kawasan tersebut. Dugaan ini membuat masyarakat menduga bahwa aktivitas yang terjadi kemungkinan merupakan bagian dari jaringan yang lebih luas.

Baca Juga  Sofian Farm "PT. Sofian Cakra Buana" Gelar Pasar Qurban Di Pulomas "Hub : 0813-8142-7686"

Lebih jauh lagi, warga juga mengaitkan dugaan jaringan tersebut dengan wilayah Desa Sidua-dua, Kecamatan Kualuh Selatan. Di daerah itu, dua nama lain yang dikenal dengan inisial K dan T turut disebut-sebut oleh masyarakat sebagai pihak yang diduga memiliki keterkaitan jaringan dengan sumber pasokan yang sama.

Rangkaian informasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, karena mereka menilai peredaran narkotika dapat merusak lingkungan sosial serta mengancam masa depan generasi muda.

Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya Polres Labuhanbatu, dapat menindaklanjuti berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat dengan langkah penyelidikan yang menyeluruh.

Menurut masyarakat, komitmen pemberantasan narkoba perlu dibuktikan melalui pengungkapan jaringan hingga ke sumbernya, sehingga apabila benar terdapat jaringan peredaran narkotika, dapat segera diputus dan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau memang ada jaringan seperti yang disebut-sebut warga, kami berharap aparat bisa mengungkap sampai ke akar-akarnya, bukan hanya yang kecil saja,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Masyarakat di wilayah Kualuh Hulu hingga Kualuh Selatan kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk memastikan kebenaran berbagai informasi tersebut sekaligus menjaga lingkungan mereka tetap aman dari ancaman narkotika.(Red/Tim)