Ditengah Pandemi, Populis Indonesia Berbagi Kasih bagi Perantau Mileneal asal Nias Jakarta dan Mahasiswa Wamena Papua

Berita850 Views

INFO’PERS

Jakarta|www.infopers.com—Populis Indonesia menyampaikan tali kasih kepada Komunitas Perantau Milenial Nias Jakarta dan Mahasiswa Asrama Wamena Papua sebanyak 173 paket voucher belanja senilai Rp. 200.000.

Piet Cintya Mawar yang mewakili Populis Indonesia menyampaikan secara simbolis kepada Yarman Hulu, Gres Fransiska Hulu yang mewakili Komunitas Perantau Milenial Nias Jakarta dan Marinus yang mewakili mahasiswa Asrama Wamena Papua.

Dalam kesempatan tersebut Piet Cintya Mawar menyampaikan ucapan terima kasih kepada donatur yang sudah mempercayakan Populis Indonesia untuk mendistribusikan bantuan sembako dalam bentuk voucher belanja.

Sementara Marinus menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Populis Indonesia sudah berkenan meringankan beban teman-teman mahasiswa Asrama Wamena Papua di Jakarta, Jumat (20/08/2021).

Sementara itu, sore harinya Koordinator Komunitas Perantau Milenial Nias Jakarta Edizaro Lase bersama Yarman Hulu langsung mendistribusikan bantuan voucher sembako tersebut kepada teman-teman perantau Milenial Asala Kepulauan Nias yang tersebar di daerah Mangga Dua, Pasar Senin, Roxi Square dan Pasar Minggu.

Dalam penyaluran bantuan tersebut dibantu oleh seorang Mahasiswa Kedokteran Asal Nias Dioni Gulo sekaligus bersilaturahmi dengan teman-teman perantau milenial Nias Jakarta.

Komunitas Perantau Milenial Nias Jakarta yang sangat menyambut baik atas dukungan baik dari Populis Indonesia sudah memfasilitasi dan menyampaikan bantuan, ucap Edizaro Lase.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa dari perantau milenial asal Kepulauan Nias sangat senang dan apresiasi atas dukungan yang telah disampaikan oleh Populis Indonesia dalam meringankan beban di masa pemberlakuan PPKM.

Edizaro Lase menambahkan bahwa bantuan sembako telah diberikan kepada perantau milenial asal Kepulauan Nias yang ketiga kalinya secara berturut-turut walaupun sangat sedikit nilainya. Semoga hal baik ini memberikan inspirasi kepada komunitas sosial lainnya untuk saling meringankan beban dan berbagi di tengah pandemi covid-19 yang sedang berlangsung saat ini.(***)

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Redaksi Media;Bar/Foto:Istimewa