Bersama Roy Wijaya, Mayjen Heros Siap Produksi Film Baret Merah

Produser Film Baret Merah Mayjen (Purn) TNI. H. Heros Paduppai bersama tim-nya dari Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM), Baru baru ini mendatangi Studio Sehaty Film, di Kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kedatanganya terkait, untuk melakukan MOU perjanjian kesepakatan dalam memproduksi Film Edukasi yang penuh motivasi dalam membangun semangat juang, patriotik dan sangat heroik yang bergenre action dan pertempuran berjudul Baret Merah

Mayjen (Purn) TNI. H. Heros Paduppai mengatakan, kesepakatan dalam memproduksi film itu sangat penting, guna menguatkan peran dan fungsi tugas antara dirinya dengan pihak kedua agar suksesi produksi film bisa terlaksana dengan baik.

“Saya baru saja mendatangi kesepakatan bersama Sehaty Film dan kebetulan Bang Roy Wijaya sebagai Direktur Sehaty juga penanggung jawabnya. Dia juga nanti akan bertindak sebagai Sutradara yang menggarap Film kami,” ungkapnya kepada wartawan di Studio Sehaty Film.

Intinya, cerita film ini akan banyak mengetengahkan berbagai edukasi untuk para generasi milenial, selain acsion dan pertempuran, seperti, Pancasila dan UUD Th. 1945 adalah harga mati, untuk keutuhan NKRI dan Cinta Tanah air.

“Hal yang penting dari film ini, semua penonton bukan hanya bagaimana heroiknya dalam beradegan tapi berwawasan kebangsaan, Bela Negara, Saling menghormati dan menghargai, berintegritas tinggi, Anti Narkoba serta peningkatan Ilpengtek,” bebernya.

Semangat dalam berjuang meraih cita-cita, di Film Baret Merah, kata Mantan Jendral Bintang Dua Ini, adalah bukti kita mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Karena dirinya ingin memberi kesan yang kuat dengan ceritanya.

“Yaitu tentang jiwa korsa atau esprit de corps, setia kawan antar individu pasukan baret merah,” pungkasnya.

Sementara itu, Sutradara Roy Wijaya mengatakan, kesepakatan bersama selain soal fungsi dan tugas antar kedua belah pihak. Roy juga memastikan jadwal casting, Reading dan Syuting.

“Kita akan memproduksi Film Action ini, kemungkinan akan menggunakan area lokasi antara Jakarta dan Bandung. Tempat markas Kopasus berada dan semuanya akan di sesuaikan dengan skenario yang telah dibuat,” ujarnya.

Film yang akan di produksi pertengahan bulan Maret 2021 ini, kata Roy, akan banyak melibatkan para pemain dari para prajurit kopassus, khususnya para prajurit berusia milenial. (B/R))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *