Bekasi Open Floorball Tournament 2026 Resmi Ditutup, Bekasi Tegaskan Komitmen Cetak Atlet

Berita574 Views

infopers.com – Bekasi Open Floorball Tournament 2026 resmi berakhir pada Minggu (23/8/2026). Ajang kompetisi floorball tersebut berlangsung semarak dan kompetitif, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat sportivitas, pembinaan atlet, serta memperluas popularitas olahraga floorball di Kota Bekasi.

 

Penutupan turnamen dihadiri sejumlah tokoh yang memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga dan pembinaan generasi muda. Di antaranya kNur Fachri Hasan, S.Th.I., S.H., M.A., Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kota Bekasi sekaligus Dewan Pembina Asosiasi Floorball Indonesia (AFI) Kota Bekasi, serta Muzayin, S.E., Kepala Cabang Bank Syariah Nasional (BSN) Kota Depok.

 

Kehadiran keduanya menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya membangun ekosistem floorball yang lebih kuat, berkelanjutan, dan mampu melahirkan atlet potensial dari Kota Bekasi.

 

Dalam sambutannya, Nur Fachri Hasan mengapresiasi kerja keras panitia serta antusiasme seluruh peserta yang telah menjadikan turnamen berlangsung dengan semangat sportivitas.

 

> “Turnamen ini bukan hanya tentang menang dan kalah. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, kekompakan, disiplin, dan mental kompetitif. Floorball merupakan olahraga yang sehat, cepat, dinamis, dan terbuka bagi semua kalangan. Sebagai Dewan Pembina AFI Kota Bekasi, saya akan terus memberikan dukungan agar floorball semakin berkembang di Bekasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Muzayin menegaskan pentingnya dukungan terhadap kegiatan olahraga sebagai bagian dari investasi sosial bagi generasi muda.

 

> “Bank BSN percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda dan olahraga. Kami bangga dapat menjadi bagian dari Bekasi Open Floorball Tournament 2026. Semoga turnamen ini menjadi momentum lahirnya atlet-atlet floorball berprestasi yang mampu membawa nama Bekasi ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

 

Bekasi Open Floorball Tournament 2026 diikuti puluhan tim dari berbagai kategori usia, baik putra maupun putri. Kompetisi juga semakin berwarna dengan hadirnya pemain floorball dari Singapura yang memberikan nuansa kompetisi lebih luas sekaligus membuka ruang interaksi dan pengalaman bagi para atlet lokal.

 

Sepanjang turnamen, pertandingan berlangsung dengan penuh semangat. Persaingan antartim berjalan kompetitif, namun tetap mengedepankan fair play, disiplin, kekompakan, dan sportivitas. Dukungan suporter turut menciptakan atmosfer pertandingan yang hidup dan positif.

 

Ketua Umum AFI Kota Bekasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen, termasuk sponsor, panitia, relawan, peserta, komunitas, serta masyarakat yang hadir memberikan dukungan secara langsung.

 

Menurutnya, berakhirnya turnamen bukan menjadi akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari langkah berkelanjutan untuk membangun pembinaan floorball di Kota Bekasi.

 

AFI Kota Bekasi berharap kompetisi serupa dapat terus dikembangkan secara konsisten sehingga semakin banyak anak muda mengenal, mencintai, dan menekuni floorball. Dari kompetisi yang sehat dan berkelanjutan, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Bekasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

 

Bekasi Open Floorball Tournament 2026 pun resmi ditutup. Semangat bertanding berakhir, tetapi semangat membangun prestasi harus terus menyala.

 

Tentang Bekasi Open Floorball Tournament 2026

 

Bekasi Open Floorball Tournament merupakan ajang kompetisi yang menjadi wadah pembinaan dan penjaringan bibit atlet floorball, memperkuat jejaring komunitas, membangun sportivitas, serta memperkenalkan floorball kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda di Kota Bekasi dan sekitarnya.

 

Narahubung

 

Gerry Nur Falah

Email: [[email protected]](mailto:[email protected])

Instagram: @bekasikotafloorball