YBM PLN UP3 Depok Salurkan Bantuan “Gerobak Cahaya” untuk UMKM

Berita974 Views

Depok, 29 September 2025 – PLN UP3 Depok melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan santunan perlengkapan usaha kepada pelaku UMKM kecil. Bantuan kali ini diberikan kepada Ibu Eni, pemilik usaha nasi uduk yang berlokasi di kawasan Depok. Bantuan berupa satu unit gerobak usaha yang diberi nama “Gerobak Cahaya” diharapkan dapat mendukung keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Pemberian bantuan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui dukungan sarana usaha yang lebih layak dan representatif. PLN melalui YBM ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Ibu Eni, penerima bantuan, mengungkapkan rasa haru dan syukurnya. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada PLN dan YBM atas bantuan gerobak ini. Dengan adanya gerobak baru, usaha nasi uduk saya bisa lebih tertata, bersih, dan menarik pelanggan. Semoga keberkahan ini bisa membuat usaha saya semakin maju,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Depok, Gebyar Pandito menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap pelaku usaha kecil di sekitar wilayah kerja. “Kami ingin kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang nyata. Semoga Gerobak Cahaya ini menjadi penerang semangat bagi Bu Eni dan keluarga untuk terus berkembang dan mandiri,” jelas Gebyar.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan UMKM kecil seperti usaha nasi uduk milik Bu Eni dapat semakin berdaya saing, tumbuh, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Bantuan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa energi kebaikan bisa menyalakan banyak harapan.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.