Terkait Reshufle Kabinet, Lagi-lagi, Dr.Kun Mendapat Dukungan dari Organ Relawan Militan Jokowi 

Berita, Politik1075 Views
Tampak Dr.KUN saat Berpidato di acara bersama organ relawan relawan Sekber Jokowi, di Jakarta, (foto:istimewa)

INFO PERS

Jakarta,www.infopers.com- Dr Kun Nurachadijat yang tak asing lagi namanya di publik sebab begitu viral namanya diusulkan dari berbagai kalangan organisasi masyarakat dan beberapa para tokoh agar masuk tergabung di Pemerintahan Indonesia Maju.
‘
Alasanya diusulkan karena dinilai mampu dan memiliki ilmu yang mumpuni untuk turut serta membantu dan mengemban tugas Presiden dan Wakil Presiden. Menariknya, dalam hal ini ia pun semakin optimis atas apresiasi, dukungan dan kepercayaan dari organisasi relawan pendukung Presiden Jokowi yang namanya cukup sangat terkenal, yakni Sekber Jokowi yang selama ini sudah turut andil dalam memenangkan Presiden Jokowi menjadi orang nomor satu di Indonesia.
‘
“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung dan mengadang-gadang saya agar menjadi pembantu Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, jelang Reshufle kabinet yang kabarnya sebentar lagi akan digelar,” ujar Dr.KUN mengatakan selasa, (29/3/2022), di Jakarta.
‘
Lanjutnya lagi menjelaskan, demi Nusa dan bangsa, bila negara berkenan, Ia akan siap untuk totalitas dalam hal tersebut.
‘
 “Atensi dukungan dari organ relawan sekaliber pendukung Jokowi ini, Sekber Jokowi, siapa yang tak kenal organ relawan yang satu ini, apalagi dengan sang ketua nya Jeng Sammy. mereka mendukung saya agar tergabung dalam Kabinet Pemerintahan Indonesia Maju, saya sangat apresiasi atas kepercayaan mereka kepada saya,” ujarnya.
‘
Perihal ini, diperkuat kembali saat acara Silaturahmi Pengurus DPP Sekber Jokowi Nusantara 30 Maret 2022, salah satu agendanya adanya penyusunan  kembali DPP Sekber Jokowi tersebut, diantaranya Pembina Dr. Kun Nurachadijat, Ketum tetap Jeng Sammy, Sekjen Thomson Manurung, Wasekjen Vidi, Bendum Arie Purnama, Waketum Program dan Pengembangan Bisnis Krisna, Waketum Antar Lembaga Syamsuardi serta Waketum Litbang Farly Shabahul Hairi.
Baca juga
Untuk diketahui bersama, dari pemberitaan sebelumnya yang sudah viral di media bahwa Dr.KUN mendapat respon positif dan banjir pujian dari berbagai elemen masyarakat, baik yayasan, ormas, lembaga, organ relawan dan para tokoh nasional, bila terpilih Ia pun berjanji akan totalitas mengemban tugas amanah tersebut.(**)
REDAKSI: IPRI/Nga
Klik:
Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.