Tanggapan Ketua HMI Cab.Babel Ihwal Jumlah Pasien Covid-19 yang Semakin Meningkat

INFO’PERS

(Foto: Ketua Umum HMI Cabang Babel Raya – Adhy Yos Perdana, Istimewa) 

JAKARTA– Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia telah banyak merubah tatanan di masyarakat, mulai dari pelaksanaan work from home , Sekolah dirumah serta beragam kegiatan yang mulai dibatasi dengan social distancing.

Namun, saat ini pemerintah telah mengeluarkan road map program Vaksinasi Corona atau Covid-19. Prioritas utama dalam pelaksanaan Vaksinasi akan diberikan kepada 1,3 juta tenaga kesehatan (Nakes). Begitu halnya yang terjadi di Bangka Belitung, Vaksin Covid-19 tiba di Bangka Belitung pada 5 Januari 2021.

Dalam hal ini, Ketua Umum HMI Cabang Babel Raya – Adhy Yos Perdana menanggapi tentang permasalahan Covid-19 di Bangka Belitung yang dirasa semakin meningkat dan berharap agar pemerintah daerah dapat bekerja lebih ekstra dalam penanganan Covid-19 di Babel.

“Kepada pemerintah diharapkan untuk lebih ekstra lagi dalam penanganan covid 19 dan pemulihan ekonomi masyarakat apalagi beberapa hari yang lalu kita ketahui bersama bahwa vaksin Covid 19 sudah tiba di Bangka Belitung” katanya.

Adhy Yos juga menghimbau masyarakat Babel agar tetap menerpkan Protokol kesehatan dengan harapan dapat mengurangi jumlah penyebaran Covid-19 dan menekan jumlah pasien yang terpapar Covid-19.

“Kepada masyarakat kami menghimbau agar tetap patuhi protokol kesehatan” Himbaunya.

Selain itu, disampaikan bahwa Vaksin Covid-19 yang diprosuksi dan akan di distribusikan di Bangka Belitung merupakan Vaksin Sinovac yang berasal dari China dan mengandung virus SARS-CoV-2 yang telah dimatikan serta telah dilakukan penelitian klinis tahap III vaksin yang dimulai pada pertengahan 2020.

“Vaksin Covid 19 yang diproduksi oleh sinovac asal China tersebut merupakan vaksin yang mengandung virus SARS-CoV-2 inaktif atau dimatikan. Penelitian klinis Tahap III vaksin dimulai pada pertengahan 2020”.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Ketua HMI Cabang Babel Raya ini juga menyampaikan agar pemerintah dalam setiap tatanan-nya mulai dari pemerintah Pusat hingga Pemerintah kabupaten/kota dapat saling bersinergi dalam pendistribusian Vaksin tersebut, sehingga tidak ada Stigma negatif yang menimbulkan rasa pesimis di kalangan masyarakat Babel.

“Vaksin Covid 19 sudah di distribusikan hampir ke semua provinsi tinggal menunggu agar dapat di suntikan ke masyarakat. Maka baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga kabupaten/kota diharapkan agar saling bahu-membahu dan bersinergi dalam penanggulangan covid 19. Jangan sampai memunculkan stigma negatif atau blunder dalam berkomunikasi yang berakibat pada timbulnya rasa pesimis di kalangan masyarakat di Bangka Belitung ditengah bencana covid 19 dan usaha pemulihan ekonomi” tutupnya.(Zat/tv45.E)

Foto; Istimewa/11.01.2021