Infopers.com – Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D. Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerukunan Umat Beragama, Layanan Keagamaan, Pengawasan, dan Kerja Sama Luar Negeri, kembali mengharumkan nama Indonesia di forum internasional. Ia dipercaya menjadi pembicara utama dalam Stewardship and Ministerial Convention of the Southern Asia-Pacific Division yang dihadiri para pemimpin Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
Dalam pidato kuncinya, Dr. H. Gugun Gumilar menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, persatuan, toleransi, dan saling menghormati merupakan modal sosial yang harus terus diperkuat untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kerukunan bukan sekadar hidup berdampingan, tetapi menjadi kekuatan bersama dalam membangun peradaban yang damai, adil, dan sejahtera,” tegasnya di hadapan peserta konvensi.
Ia menyampaikan bahwa Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam mengelola keberagaman agama, suku, budaya, dan bahasa. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga yang dapat dibagikan kepada masyarakat internasional sebagai contoh praktik kehidupan yang harmonis di tengah kemajemukan.
Dr. H. Gugun Gumilar juga mengajak para pemimpin agama dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi lintas iman dalam menghadapi tantangan global, seperti krisis kemanusiaan, perubahan iklim, kemiskinan, serta penguatan perdamaian dunia. Menurutnya, tokoh agama memiliki peran strategis sebagai penggerak nilai-nilai kemanusiaan, dialog, dan rekonsiliasi di tengah dinamika global.
Kepercayaan yang diberikan kepada Dr. H. Gugun Gumilar sebagai pembicara utama menunjukkan semakin kuatnya posisi Indonesia dalam diplomasi kerukunan di tingkat internasional. Melalui perannya sebagai Staf Khusus Menteri Agama RI, ia terus membawa pesan moderasi beragama, dialog lintas agama, dan kerja sama internasional sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.
Forum tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkenalkan praktik baik dalam pengelolaan keberagaman sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas keagamaan internasional. Kehadiran Dr. H. Gugun Gumilar tidak hanya merepresentasikan Kementerian Agama Republik Indonesia, tetapi juga mempertegas peran Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong dalam membangun masa depan dunia yang damai. “Gugun Gumilar: Kementerian Agama Milik Seluruh Umat Beragama, Kerukunan Fondasi Persatuan Bangsa”












