Muscab HIPMI Muna, Berikut Pesan Ikhsan Jamal Kepada Ketua yang Terpilih

Berita1310 Views

Foto : Tampak Ikhsan Jamal (kiri) saat di acara Muscab HIPMI di Kendari, Ist 

SULTRA –  Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (MUSCAB HIPMI) secara serentak Se Sultra tertanggal 2-3 Agustus 2024 di Kendari, Ketua Umum Demisioner Hipmi Muna Ikhsan Jamal berpesan terhadap Ketua Umum Formatur terpilih periode berikutnya.

Pasalnya pelaksanaan pemilihan ketua umum Hipmi Muna tidak hanya berbicara syarat administratif yang menjadi ketentuan/kewajiban bagi setiap bakal calon untuk mendaftarkan diri, tapi paling tidak mereka yang memiliki jejaring bisnis dan pemikiran visioner sehingga mendatangkan manfaat untuk daerah.

Lebih jauh menurutnya harapan tersebut tidak lain demi kemajuan organisasi yang kita cintai ini.

Dengan begitu momentum Muscab Hipmi Muna kali ini tidak hanya dilihat dari sisi pergantian regenerasi yang melahirkan Ketua Umum saja tapi paling tidak lebih dari proses tersebut misalnya memastikan rasa cinta mereka kepada organisasi sehingga dengan sendiri semangat untuk membesarkan organisasi itu ada.

Apalagi ditambah dengan ide pikiran yang cemerlang, saya kira demikian baiknya untuk kemajuan organisasi, ujar ikhsan.

Ikhsan juga menyampaikan bahwa berdasarkan data hasil open recruitmen yang dilakukan oleh Hipmi Muna, terdapat jumlah yang signifikan bagi mereka yang ingin berhipmi, tentu hal ini perlu kita apresiasi bersama. Karena semakin meningkatnya antusias rekan-rekan berhipmi maka secara tidak langsung kesadaran untuk menjadi seorang pengusaha telah ada.

Disamping itu kami juga berharap nantinya Ketua Umum terpilih memiliki integritas, kredibilitas dan kapasitas yang baik demi menjaga marwah lembaga didalam maupun diluar organisasi.

Tidak hanya itu Ikhsan juga berharap agar tetap memperhatikan hak dan kewajiban dalam berorganisasi, sebagaimana yang telah tertuang dalam aturan main kita yakni AD/RT organisasi, semua itu tidak lain supaya kita tidak salah jalan, tegas Ikhsan.()

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Redaksi IPRI /

www.InfoPers.com/ Ist