Ketua Umum PP GPI Khairoel Amin Resmi Lantik Pengurus PW GPI Aceh, Muhammad Furqan Pimpin Kepengurusan Periode Baru

Berita543 Views

infopers.com – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Aceh resmi dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GPI, Khairoel Amin, S.H., M.H., dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

 

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi dan penguatan peran pemuda Islam di Aceh. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), perwakilan Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), serta sejumlah anggota DPRA.

 

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan ruang silaturahmi dan komunikasi antara organisasi kepemudaan, unsur pemerintah, serta lembaga legislatif dalam mendukung peran pemuda bagi pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Aceh.

 

Dalam pelantikan tersebut, Muhammad Furqan, S.Sos., M.I.Kom., resmi menjabat sebagai Ketua Umum PW GPI Aceh. Ia didampingi oleh M. Deni Fitriadi, S.H., sebagai Wakil Ketua Umum; Agus Junaidi, S.H., M.H., sebagai Sekretaris Jenderal; serta Ulul Azmi, S.Pd., sebagai Bendahara Umum.

 

Susunan Dewan Pengurus Harian (DPH) tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal, meningkatkan soliditas kader, serta menggerakkan program-program organisasi yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, kepemudaan, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

 

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP GPI, Khairoel Amin, S.H., M.H., juga menjadi penegasan terhadap pentingnya kesinambungan organisasi dan tanggung jawab kepemimpinan dalam menjalankan amanah perjuangan Gerakan Pemuda Islam di tingkat wilayah.

 

Kepengurusan PW GPI Aceh di bawah kepemimpinan Muhammad Furqan diharapkan dapat membangun organisasi yang solid, progresif, dan responsif terhadap berbagai dinamika sosial. Selain memperkuat kaderisasi, GPI Aceh diharapkan mampu mengambil bagian dalam membangun dialog yang konstruktif dengan pemerintah, lembaga legislatif, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga  FORLAKI Desak KPK Menetapkan Bupati Lamongan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan

 

Momentum pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan roda organisasi secara terarah, profesional, dan berkelanjutan.

 

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PW GPI Aceh diharapkan semakin aktif menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta menjadi wadah perjuangan pemuda Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, persatuan, dan tanggung jawab kebangsaan.

 

Pelantikan ini menjadi awal dari amanah dan tanggung jawab baru bagi seluruh jajaran pengurus PW GPI Aceh untuk membesarkan organisasi, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan peran pemuda Islam yang bermakna bagi Aceh.