Ketua Umum Persipura : Rahmawati Mama Orang Papua

Berita1357 Views

INFO’PERS

(Foto:Istimewa)

Jakarta,www.infopers.com-|- Benhur Tomy Mano Ketua Umum Persipura Jayapura sekaligus Walikota Jayapura mengatakan bahwa Persipura merupakan salah satu klub sepakbola terbesar di Indonesia dengan Raihan 4 gelar juara liga.

Benhur juga menjeskakan diangkatnya Rahmahwati sebagai ketua dewan pembina Persipura meruapakan sebuah kehormatan buat Persipura dan warga Papua.

“Kami sering kerepotan dalam mencari sponsor klub tapi dengan bantuan ibu Rahmawati dan beberapa rekan lainnya hal itu akirnya bisa teratasi, disini bagaimana Bu Rahmwati bisa berperan sebagai ibu atau Mama bagi masyarakat Papua lewat tim sepak bola kembanggan masyarakat Papua ini,” terang Benhur.

Menurutnya, kesediaan Bu Rahmawati sebagai Ketua Dewan Pembina Persipura Jaya Pura merupakan suatu kehormatan besar mengingat Rahmawati merupakan Putri Founding Father Indoensia, Ir Soekarno.

“Kesediaan Ibu sebagai ketua dewan pembina Persipura merupakan bentuk komitmen real dalam rangka komitmen pembangunan dan persatuan Indonesia,” katanya.

Dikesempatan yang sama Rahmawati menjelaskan bahwa dirinya diminta secara tertulis oleh management Persipura untuk menjadi Ketua Dewan Pembina Persipura.

“Sekitar empat bulan yang lalu saya sudah diminta baik lisan dan tertulis oleh pihak Persipura untuk menjadi salah satu dewan pembina persipura,” ucapnya.

Rahma menambhakan bahwa dirinya juga terinspirasi oleh pidato ayahnya Ir. Sokearno yang merupakan presiden pertama RI terkait pentingnya sumbangsih segenap komponen bangsa terhadap kemajuan irian barat (papua-red)

“Saya berharap kehadiran saya sebagai keluarga besar persipura jaya pura bisa bermanfaat bagi masyarakat Papua dan Indonesia pada umumnya,” tegasnya.(bar/rls)

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.