Kabupaten Mimika Papua Mendapat Penghargaan Harmony Award 2025 dari Kementerian Agama

Berita, Nasional1185 Views

Jakarta,Infopers.com – Pemberian Penghargaan  Harmony Award 2025 dari Kementerian Agama  Republik Indonesia,  pada tgl 28 November 2025 di Hotel Double Tree Jakarta Pusat.

Sebanyak 25 pejabat penting dari berbagai daerah di Indonesia  hadir dalam acara khusus penerima Harmony Award 2025, yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB).
Sejumlah nama gubernur, bupati, walikota, hingga ketua FKUB dari sejumlah provinsi dan kabupaten/kota, termasuk Bupati Mimika Johannes Rettob SSos MM meraih Harmony Award 2025.
Ketua PKUB Mimika Jefry Hutagalung menyampaikan
bahwa kita tidak berbicara tentang penghargaan tapi bagaimana pencapaian kita perjuangan berat sebenarnya, dari awalnya kita dari Mimika berfikir gak mungkin mendapat penghargaan ini ,  saingan terlalu banyak ada 400 kota dan  di Mimika itu bukan hanya masyarakat Indonesia asli tapi ada berbagai bangsa di Mimika. Jadi bagaimana sebuah kerukunan yang harmonis yang sudah dijalin dari era ke era bersama pak Bupati”, terang Pak Jefry.
Rasa bangga disini terlihat bagaimana spirit sebuah kerukunan yang harmonis bisa dibangun yang sudah dijalin dari era ke era apa lagi bapak Bupati dengan masyarakat Mimika itu disematkan sebagai Bapak Toleransi, ini sebenarnya ajang ini sebagai ajang bukan sebagai pembuktian tapi sebagai legalitas untuk media ,dengan ini bisa membangun Mimika karena “motto Mimika itu adalah bersama bersatu, membangun beliau di bawah motto yang besar bersatu membangun Mimika rumah kita tapi ini sinkron sebenarnya kita bicara harmonisasi ,kerukunan,

Kedepan kita pasti ada kiat2 khusus/ yang lebih baik tapi kita memperoleh Harmony itu kan bukan hanya formalities saja tapi semua lapisan masyarakat semua instansi terlibat di dalamnya .

Baca Juga  POLRI Bersinergi Dengan B.E.M. dan O.K.P. Gelar Vaksinasi Merdeka Se-Indonesia, Polri Bersinergi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa...

Kita tidak boleh cepat puas, kalau memperoleh sesuatu itu butuh kebersamaan,untuk mempertahankan semoga kedepannya kita bisa mendapat lagi seperti ini kita harus yakin bisa meraihnya”, pungkasnya.