Wamen Haji Dan Umroh Dahnil Bersama Hj.Niar Hadiri Seminar Umroh dan Haji

Jakarta,< Infopers.com -Seminar para pelaku industri Travel Umroh dan Haji yang di gelar di Hotel Sultan Jakarta, 13 Februari 2026, dihadiri  Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Dirut PT. Ittihad Rihlatul Ummah ibu Hj. Niar Alharaff.

Hj Niar saat ditemui awak media di sela acara seminar menyampaikan bahwa ia akan membuat pameran Inbuyer Travel expo 2026 dan pelatihan Leadership untuk Umroh dan Haji selama tiga hari dan bersertifikat.
Hj.Niar sebagai ketua assosiasi
yang beranggotakan kurang lebih 400 anggota travel umroh dan Haji. Di bulan Ramadhan akan mensosialisasikan jamaah untuk belajar menabung sebulan sekali disetor ke Ummah Travel dan juga akan ada pinjaman tanpa agunan untuk biaya umroh dan bisa dicicil.
Hj. Niar juga akan terus membuat program program unggulan agar masyarakat lebih mudah, aman dan nyaman.
Ummah Travel akan selalu menjadi pilihan masyarakat untuk ibadah yang memberikan kepuasan Pelanggan.

Direktur Utama PT Ittihad Rihlatul Ummah, Hj. Niar Alharaff, saat ini menjabat sebagai Ketua asosiasi travel umroh dan haji dengan anggota kurang lebih 400 biro perjalanan menegaskan bahwa  kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan bisnis sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada jamaah.

“Melalui expo dan pelatihan leadership ini, kami ingin para pelaku travel tidak hanya kuat dalam pemasaran, tetapi juga unggul dalam manajemen dan pelayanan,” ujarnya ,Jumat (13/2/2025).

Memasuki bulan Ramadhan, pihaknya juga akan menggencarkan program literasi keuangan bagi jamaah. Program tersebut berupa ajakan untuk menabung umroh secara rutin setiap bulan yang disetorkan melalui Ummah Travel, | sehingga calon jamaah dapat merencanakan ibadahnya secara lebih terstruktur dan ringan.

Baca Juga  SKINTIFIC Luncurkan Glow Bright Day Cream: Krim Kaya Manfaat untuk Kulit Cerah Bercahaya, Halus dan Flawless Seharian

Menariknya, PT Ittihad Rihlatul Ummah juga menyiapkan skema pinjaman tanpa agunan untuk membantu masyarakat yang ingin berangkat umroh. Skema ini memungkinkan biaya umroh dicicil dengan sistem pembayaran yang disesuaikan kemampuan jamaah.

Langkah ini diharapkan mampu membuka akses yang  lebih luas bagi masyarakat untuk menunaikan ibadah ke tanah suci sekaligus memperkuat ekosistem travel yang profesional dan terpercaya di Indonesia.