Dukung Program “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”, Fachruddin kawal Stimulus Ekonomi yang diajukan oleh KBP “45”

Berita, Nasional1130 Views

INFO’PERS

(Foto :Fachruddin Presidium Indonesia Maju, Ist)
(Foto : Istimewa)

Jakarta,www.infopers.com- Dalam rangka mendukung program yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia (Ir. H Joko Widodo) yaitu “Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat” maka Fachruddin kawal Stimulus Ekonomi yang diajukan oleh Keluarga Besar Pejuang Empat Lima (KBP “45”)

Fachruddin mengatakan kepada sejumlah Wartawan (10/09/2022) di Jakarta / Taman Amir Hamzah, nomor 10 bahwa Keluarga Besar Pejuang Empat Lima (KBP “45”) telah menyampaikan Surat Permohonan Audiensi, nomor 01/I–3/KBP “45/VIII/2022 M, tertanggal Jakarta, 29 Agustus 2022, tentang Penetapan Stimulus Ekonomi untuk Merealisasikan Masyarakat Adil Dan Makmur, oleh atas nama penanggung jawab KBP “45” – TB M Soleh, yang tembusannya disampaikan juga kepada Ketua Dewan Pertimbangan Presiden RI, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, MENKOPOLHUKAM, MENDAGRI – Jendral Polisi (Purn) Prof. Drs. H.Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D, Menteri Keuangan RI, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, KPK RI, BPK RI.

Fachruddin selaku Ketua Umum Presidium Indonesia Maju (PIM) yang juga selaku Sekretaris Jendral Presidium Generasi Penerus Angkatan “45 (PGPA “45) yang di dalamnya tergabung beberapa organisasi (Yayasan. LSM. Ormas dan Perkumpulan) sangat setuju dan sepakat jika Indonesia memiliki program Stimulus Ekonomi.

“Saya setuju dan sepakat jika Indonesia ciptakan program stimulus ekonomi karena program ini adalah solusi yang tepat untuk seluruh unsur lapisan agar program yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia (Ir. H Joko Widodo) yaitu “Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat” dapat segera terwujud” paparnya.

“Program Stimulus Ekonomi ini diharapkan tidak dikhususkan untuk kelompok tertentu saja melainkan seluruh unsur lapisan dapat semua terkondisi diantaranya unsur sosial. Politik, hukum, ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, olahraga, seni dan unsur lainya” tegasnya.

Baca Juga  Klarifikasi pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI” JAKARTA-Suarapancasila ID-Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan pemberitaan yang menyesatkan karena tidak secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat. Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya. Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.” Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu: Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang. Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit. Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun. Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud, yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan. Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

“Sebenarnya Program Stimulus Ekonomi ini digagaskan oleh Sosial Ekonomi Pancasila (SEP), Badan Hukum KEP.MENKUMHAM RI NOMOR AHU-0012591.AH.01.07. TAHUN 2018, yang sangat didukung oleh Presidiau Indonesia Maju (PIM) yang di dalamnya tergabung Yayasan Keluarga Besar Pejuang “45 (YKBP “45), – KEP.MENKUMHAM RI NOMOR AHU-0009848.AH.01.04.TAHUN 2017, Suara Rakyat Merdeka (SRM) – KEP.MENKUMHAM RI NOMOR AHU-0013509.AH.01.07.TAHUN 2018, dan beberapa Badan Hukum lainya” ungkapnya.

“Karena Program Stimulus Ekonomi yang digagaskan oleh SEP ini suatu solusi yang sangat tepat untuk Indonesia maka sejumlah organisasi yang tergabung dalam PIM sangat mendukung” katanya.

Fachruddin menggambarkan bahwa suatu negara yang dianggap sebagai negara adidaya – Amerika Serikat (AS) masih memiliki program Stimulus Ekonomi apalagi negara Indonesia yang masih bersetatus negara berkembang.

“Amerika Serikat (AS) yang dianggap sebagai negara adi daya ternyata masih memiliki program Stimulus Ekonomi terbukti Presiden AS – Joe Biden pernah menanda tangani program Stimulus Ekonomi” katanya.

Fachruddin berkeyakinan jika seluruh rakyat Indonesia dari seluruh bidang program dan sektor bisa merima dan menikmati Program Stimulus Ekonomi maka program yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia (Ir. H Joko Widodo) yaitu “Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat” akan segera terwujud.

“Jadi Saya berkeyakinan jika Presiden Republik Indonesia (Ir. H Joko Widodo) dapat menerima program yang diajukan oleh Keluarga Besar Pejuang Empat Lima (KBP “45”) tentang Stimulus Ekonomi ini maka program yang telah dicanangkan Joko Widodo “Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat” akan segera terwujud secara menyeluruh” pungkasnya.(**)

IPRI/Redaksi Media;www.infopers.com