Ketua Umum Herwil: 26 Agustus Momentum Menyampaikan Aspirasi dan Menagih Kepastian

Tokoh182 Views

infopers.com – Asosiasi Pangan Gizi Indonesia (APGI) 3T & Terpencil menyerukan seluruh anggota di berbagai wilayah Indonesia untuk hadir dalam Apel Siaga pada 26 Agustus 2026 di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta.

 

Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk konsolidasi organisasi sekaligus momentum untuk menyampaikan aspirasi mengenai kepastian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T & Terpencil.

Sekitar 400 anggota APGI 3T & Terpencil menyatakan kesiapan hadir dalam agenda tersebut. Mereka terdiri dari pengelola dan investor SPPG 3T & Terpencil yang telah mempersiapkan fasilitas dan berbagai kebutuhan operasional di daerah.

Ketua Umum APGI 3T & Terpencil, Herwil Junaidi Harefa, SE., MM., secara tegas menyerukan seluruh anggota untuk hadir dan menyatukan aspirasi di Jakarta.

 

“26 Agustus kita hadir di BGN. Saya menyerukan seluruh anggota APGI 3T & Terpencil dari seluruh Indonesia untuk datang, berkumpul, dan menyampaikan aspirasi secara tertib. Jangan ada yang berjalan sendiri-sendiri. Kita datang membawa satu kepentingan: kepastian dan kejelasan,” ujar Herwil.

Menurut Herwil, kehadiran anggota bukan sekadar simbol organisasi, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap investasi, fasilitas, tenaga kerja, dan komitmen yang telah dikeluarkan untuk mendukung program pemerintah.

“Banyak anggota sudah membangun, sudah menyiapkan dapur, sudah mengeluarkan modal, dan sudah menunggu cukup lama. Karena itu, 26 Agustus harus menjadi momentum untuk mendapatkan jawaban yang konkret. Kami tidak ingin terus berada dalam ketidakpastian,” tegasnya.

Herwil meminta seluruh anggota menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi dengan cara yang bermartabat.

 

“Kita datang bukan untuk membuat keributan. Kita datang dengan kepala tegak, tertib, damai, dan membawa data. Kita ingin pemerintah mendengar langsung suara anggota APGI 3T dari daerah,” katanya.

Baca Juga  BRI KC Rasuna Said Optimalkan Akuisisi Produk melalui CO-Branding BRI X INDOBARCA Jakarta

 

Gardian: Kami Datang untuk Meminta Kepastian

Sekretaris Jenderal APGI 3T & Terpencil, Gardian Muhammad, mengatakan Apel Siaga menjadi ruang bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

“Kami ingin memastikan bahwa suara anggota dari wilayah 3T benar-benar sampai dan mendapatkan perhatian. Kami meminta kepastian mengenai operasional SPPG yang telah dipersiapkan dan memenuhi ketentuan,” ujar Gardian.

 

Berdasarkan data internal APGI 3T & Terpencil, sekitar 1.700 dapur disebut telah selesai dibangun hingga 100 persen. Sejumlah pengelola juga mengaku telah memperoleh SK 1 maupun SK 2 dari BGN.

 

“Kalau persyaratan telah dipenuhi, pembangunan telah selesai, dan dokumen telah diterbitkan, tentu anggota membutuhkan kejelasan mengenai langkah selanjutnya. Kami ingin mekanismenya transparan, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Herwil: Jangan Hanya Dijawab dengan Narasi

Herwil kembali menegaskan bahwa anggota APGI membutuhkan tindakan nyata.

“Jangan hanya dijawab dengan narasi. Jangan hanya diberi komunikasi tanpa kepastian. Kami membutuhkan keputusan dan eksekusi. Kami sudah menunggu cukup lama,” tegas Herwil.

Ia menegaskan APGI tetap mendukung keberhasilan program pemerintah, khususnya pemenuhan gizi masyarakat di wilayah 3T dan terpencil.

“Kami bukan musuh pemerintah. Kami ingin program ini berhasil. Justru karena kami ingin program ini berhasil, persoalan di lapangan harus diselesaikan. Yang kami minta sederhana: transparansi, kepastian, dan eksekusi nyata,” ujarnya.

APGI 3T & Terpencil mengimbau seluruh anggota untuk mempersiapkan diri dan hadir pada 26 Agustus 2026 di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta.

“Sekali lagi saya serukan: 26 Agustus, seluruh anggota APGI 3T & Terpencil hadir di BGN. Kita sampaikan aspirasi bersama secara tertib, damai, dan bermartabat. Kita datang untuk meminta kepastian, bukan untuk membuat kegaduhan,” pungkas Herwil.