Jakarta – Sejumlah warga Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mengapresiasi peran Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan Karang Taruna yang dinilai aktif menggerakkan kegiatan sosial di lingkungan. Keduanya disebut tidak hanya hadir dalam agenda seremonial, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan yang memperkuat hubungan antarwarga.
Dalam beberapa tahun terakhir, kolaborasi LMK dan Karang Taruna terlihat melalui kerja bakti lingkungan, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, hingga dukungan terhadap pelaku usaha mikro. Warga menilai aktivitas tersebut mendorong tumbuhnya budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Rudi Hartono, seorang warga Kebon Sirih Menteng, mengatakan keberadaan kedua lembaga itu memberi dampak positif bagi masyarakat. Menurut dia, berbagai program yang dijalankan mampu menghadirkan ruang kolaborasi antara pemuda, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat.
“Mereka tidak hanya muncul ketika ada kegiatan resmi. Dalam banyak kegiatan sosial, pengurus LMK dan Karang Taruna ikut turun langsung bersama warga. Hal itu membuat semangat kebersamaan tetap terjaga,” kata Rudi, Minggu (2/8/2026).
Pendapat senada disampaikan Dewi Anggraini. Ia menilai Karang Taruna berhasil menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Di sisi lain, LMK dinilai menjalankan fungsi sebagai penghubung aspirasi warga kepada pemerintah.
“Anak-anak muda memiliki ruang untuk berkegiatan secara positif. Sementara LMK cukup aktif menampung berbagai aspirasi warga. Sinergi keduanya terasa manfaatnya bagi lingkungan,” ucap warga Cikini itu.
Ia bilang sejumlah kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan Karang Taruna Kecamatan Menteng, seperti kegiatan sosial, pembinaan kepemudaan, hingga pelestarian budaya yang mendapat dukungan dari pemerintah setempat.
Menurut dia, kolaborasi antara LMK, Karang Taruna, pengurus RT dan RW, serta pemerintah kelurahan menjadi salah satu faktor yang menjaga kondusivitas lingkungan. Mereka berharap pola kerja sama tersebut dapat terus dipertahankan agar partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah semakin meningkat.
“Kami berharap kekompakan ini terus dijaga. Ketika seluruh unsur masyarakat berjalan bersama, berbagai persoalan lingkungan akan lebih mudah diselesaikan dan suasana kebersamaan tetap terpelihara,” tandasnya.






