Jakarta, Infopers.com – Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan diperingati setiap tanggal 19 November. Peringatan ini merupakan momentum penting bagi jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkuat semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-1, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain:
– Donor Darah: Kegiatan donor darah diadakan di beberapa lokasi, seperti di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga dan Rutan Kelas I Labuhan Deli.
– Bakti Sosial: Pembagian sembako dan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar, seperti di Lapas Kelas IIA Bengkalis dan Rutan Kelas IIB Kota Agung.
– Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, seperti di Lapas Kelas IIA Bekasi dan Lapas Sorong.
– Pengecatan Rumah Ibadah: Kegiatan pengecatan gereja sebagai bentuk dukungan terhadap sarana peribadatan masyarakat.
Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik .
Pada tgl 19 November 2025, di gelar upacara Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Lapas Cipinang Jakarta Timur.
Kegiatan dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan jajaran Pemasyarakatan serta tamu undangan.
Agus Andrianto dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas semua tamu undangan yang hadir dalam kegiatan HUT Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, puji syukur hari ini kita melaksanakan upacara ini dan saya ucapkan selamat hari bakti dari seluruh Imigrasi dan Pemasyarakatan dari sabang sampai merouke.
“Satu langkah satu semangat satu pengabdian untuk bangsa”
Inilah lahirnya identitas baru untuk menyampaikan kepada masyarakat, untuk pelayanan kepada seluruh masyarakat, ujar Agus di Lapas Narkotika Cipinang Jajarta Timur, Rabu (19/11/2025).
Menteri Agus menjelaskan Kemenimipas melaksanakan 13 Program Akselerasi yang menjadi implementasi atas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hasil dari reformasi tersebut terlihat dari capaian per Oktober 2025, yaitu perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Keimigrasian mencapai Rp8,315 triliun yang meningkat sebesar 17,57% dan melampaui target nasional, sedangkan PNBP Pemasyarakatan mencapai Rp41,48 miliar atau 402% di atas target.
Selain itu, penguatan layanan juga diwujudkan melalui inovasi, seperti aplikasi All Indonesia, Golden Visa, penambahan autogate di bandara internasional, transformasi Nusakambangan sebagai kawasan ketahanan pangan, dan penguatan pembinaan produktif di Unit Pelaksana Teknis seluruh Indonesia. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak.
Menteri Agus juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada hasil serta mengembangkan transformasi digital yang berdampak langsung pada peningkatan layanan dan mengenakkan integritas di seluruh pilar. “Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setulusnya kepada seluruh pegawai Kemenimipas, para mitra strategis, unsur pemerintah pusat dan daerah, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan selama satu tahun perjalanan kementerian ini,” ucapnya.
Diharapkan kerja keras dan pengabdian seluruh jajaran Kemenimipas menjadi amal kebaikan serta memberi dampak positif bagi kemajuan Indonesia. (DDN)






