Jakarta, InfoPers.com – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi umat, Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB-FORMULA) bersinergi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) meluncurkan program nasional bertajuk “Sejuta Ustadz Entrepreneur.”
Program ini menjadi langkah monumental dalam mengintegrasikan nilai dakwah Islam dengan semangat kewirausahaan berbasis syariah.
Ketua Umum PB-FORMULA, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menjelaskan bahwa era dakwah modern menuntut para ustadz dan dai untuk tidak hanya menyampaikan pesan spiritual, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi umat.
“Sudah saatnya dakwah juga berperan dalam membangun kemandirian ekonomi. Melalui program Sejuta Ustadz Entrepreneur, kami ingin mencetak para ustadz yang tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha produktif dan inspiratif,” ujar Dedi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Dedi menyebut, PB-FORMULA bersama Kementerian Perdagangan akan menyusun kurikulum pelatihan yang menekankan wirausaha syariah, perdagangan halal, dan digitalisasi ekonomi umat.
Peserta akan mendapatkan pelatihan intensif, pendampingan bisnis, serta akses terhadap pembiayaan dan jaringan pemasaran nasional.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Isy Karim, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah PB-FORMULA.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan ormas Islam seperti PB-FORMULA adalah langkah konkret dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional yang berkeadilan.
“Kementerian Perdagangan sangat mendukung inisiatif ini. Ustadz memiliki pengaruh kuat di masyarakat. Jika mereka mampu menjadi entrepreneur, dampaknya akan besar bagi penguatan ekonomi umat dan bangsa,” ujar Isy Karim.
Isy Karim menambahkan, program semacam ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperluas basis UMKM halal dan ekonomi syariah nasional.
“Kami ingin melihat pertumbuhan ekonomi umat dari bawah, melalui pelaku usaha yang berlandaskan etika, kejujuran, dan nilai-nilai Islam,” imbuhnya.
Program “Sejuta Ustadz Entrepreneur” direncanakan akan dimulai pada akhir tahun 2025, dengan target tahap awal 100.000 ustadz di berbagai provinsi.
Pelatihan akan dilakukan secara hybrid — menggabungkan metode daring dan tatap muka — agar dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia, termasuk daerah terpencil.
Dalam kesempatan tersebut, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Kementerian Perdagangan.
“Saya sangat mengapresiasi dukungan Kementerian Perdagangan terhadap program ini. Semoga dari sinergi ini akan lahir para pejuang ekonomi umat Islam seperti Abu Bakar As-Siddiq, Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan tokoh-tokoh sahabat Nabi lainnya yang menjadi teladan dalam membangun ekonomi umat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa PB-FORMULA tidak hanya ingin mencetak pengusaha baru, melainkan menanamkan mental kemandirian, tanggung jawab, dan semangat berdikari di kalangan para dai dan ustadz di seluruh Indonesia.
“Kami ingin para ustadz menjadi agen perubahan — berdakwah dengan ilmu, berjuang dengan karya, dan membangun ekonomi dengan keteladanan. Inilah dakwah produktif yang berpihak pada kesejahteraan umat,” tegasnya.
Melalui kolaborasi PB-FORMULA dan Kementerian Perdagangan ini, diharapkan akan lahir ekosistem ekonomi syariah yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.
Tim Redaksi Nasional






